•
BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015
Greysia/Nitya Siap Balas Dendam
“Untuk pertandingan final, kami harus bermain lebih maksimal lagi. Kami sudah kalah di Australia Open, kami akan lebih mempelajari hasil kemarin, harus bisa revans. Tipe permainan Tang/Tian kurang lebih sama dengan Yu/Zhong, pemain-pemain Tiongkok rata-rata tipenya sama. Strategi yang akan kami terapkan kurang lebih sama dengan pertandingan semifinal tadi,” tandas Greysia seperti dilansir laman resmi PBSI.
Di babak semifinal Greysia/Nitya sukses menyingkirkan Yu Yang/Zhong Qianxin asal Tiongkok dengan skor, 20-22, 21-13, 21-14.
“Kami akan melupakan kemenangan hari ini (kemarin, red), besok (hari ini, red) bertemu Tiongkok lagi, kerja keras lagi, kerjasama lagi. Besok start nya 0-0 lagi,” sambung Greysia.
Pasangan Indonesia peraih medali emas Asian Games Incheon 2014 ini tetap yakin meski kalah dalam rekor pertemuan.
“Di setiap pertandingan pasti kami yakin untuk bisa menjadi juara. Bukannya over confidence, tetapi lebih menyiapkan diri dan percaya, kekuatan kami juga tidak kalah sama lawan,” sambung Nitya.
Greysia/Nitya menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berlaga di final hari ini. Dua semifinalis harus terhenti di babak empat besar yakni ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.