•
Oase
error
INDOSPORT.COM - Duel panas PSIM Yogyakarta vs Persis Solo di Liga 2 2019, Senin (21/10/19) bertajuk Derbi Mataram menyita perhatian pencinta sepak bola Indonesia, termasuk insiden yang menimpa Dedi Cahyono.
Pasalnya dalam laga ini, tempo permainan berjalan sangat cepat dan menjurus kasar. Laga yang dimenangkan Persis Solo tersebut tidak lepas dari kejadian kurang menyenangkan.
Kejadian tersebut melibatkan pemain PSIM, Ahmad Hisyam Tolle, yang melepaskan tendangan kungfu kepada gelandang Laskar Sambernyawa, Dedi Cahyono, menjelang waktu normal berakhir.
Dedi Cahyono sendiri merupakan idola suporter Pasoepati dan publik sepak bola Solo. Ia merupakan jebolan Porprov Solo 2013 dan pernah membela IM Sragen di ajang Danone Nations Cup (DNC) kelima sebelum bergabung ke Persis Junior.
Tercatat pemain asli Solo ini telah membela Persis sejak gelaran Liga 2 masih bernama ISC B tahun 2016 silam. Berposisi sebagai gelandang, Dedi Cahyono juga mempunyai idola di Tanah Air. Adalah Ahmad Bustomi yang menjadi sosok panutan pemain berusia 25 tahun tersebut.
Meski berstatus putra Solo, Dedi Cahyono nyatanya pernah membela klub lain seperti Cilegon United FC dan PSIS Semarang. Momen tersebut terjadi ketika Laskar Sambernyawa dilatih Agus Yuswono. Saat itu ia dilepas oleh pihak klub sebagai antisipasi segala kemungkinan di masa mendatang.
Kini Dedi Cahyono kembali ke Persis dan membawa misi mengangkat derajat tim asal tanah kelahirannya tersebut. Meski gagal membawa Persis Solo melaju ke babak 8 besar Liga 2 2019, setidaknya ia mampu menjegal harapan rival abadinya, PSIM Yogyakarta, untuk naik kasta ke Liga 1 musim 2020.