INDOSPORT.COM - Bek Arema FC, Ikhfanul Alam, tak mau terlalu dalam menanggapi isu pemilihan presiden. Dia ingin menjunjung tinggi asas netralitas yang sudah diamanatkan oleh pimpinan institusi aparatur negara.
Hal itu dikarenakan status Ikhfanul bukan hanya sebagai pesepak bola profesional, melainkan juga anggota kepolisian aktif dalam kesatuan Brigadir Mobil (Brimob) yang bermarkas di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
"Harus netral terkait Pilpres tahun ini, jadi saya tidak ingin berkomentar," ujar Ikhfanul kepada INDOSPORT, Rabu (22/5/19).
Pernyataan itu sebagai upaya untuk memisahkan citra Ikhfanul di mata publik. Dia ingin status polisi bisa dipisahkan secara baik dengan karier profesionalnya di lapangan hijau bersama Arema.
Lagipula, isu Pilpres tahun ini sangat sensitif untuk dipaparkan sehingga ia merasa lebih baik menjauh dari pusaran politik guna membuat situasi tetap kondusif.
"Lebih baik, fokus kepada pekerjaan saya saat ini sebagai pesepak bola profesional, yaitu mempersiapkan pertandingan lanjutan Liga 1 2019 bersama Arema," kata bek yang juga pernah membela Bhayangkara FC tersebut.
Momen Pilpres saat ini memang memasuki tahap penentuan menyusul pengumuman hasil perhitungan suara secara nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (21/5/19) dini hari kemarin, usai melakukan pemungutan suara di seluruh provinsi pada 17 April lalu.
Ikuti Terus Perkembangan Sepak bola Indonesia dan Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT