Evan Dimas di Desak Terima Tawaran Espanyol

Resign Fajar Kristanto

|  

Editor Ramadhan

Sampai saat ini, Evan memang belum memutuskan apakah akan menerima tawaran Espanyol B atau tidak. Apalagi, tersiar kabar bahwa Evan akan menandatangani kontrak selama 2 tahun.

Padahal, dari penjelasan pemain Surabaya United ini, bahwa ia selama 4 bulan di Espanyol B hanya berlatih bersama pemain lain guna meningkatkan fisik dan tekniknya.

Hal inilah yang membuat Evan ragu menjalani trial di Espanyol B. Apalagi, pengalamannya menjalani trial selama 10 hari di UE Llagostera lalu menjadi acuan gelandang bernomor punggung 6 tersebut.

Selain itu, perwakilan Nine Sports, Arif Wicaksono juga telah menegaskan tidak ada pembicaraan soal durasi kontrak. Dia hanya memberikan harapan bahwa tak tertutup kemungkinan bakal mendapat kontrak permanen jika Evan mengalami peningkatan.

Kendati demikian, seniornya, Andik Vermansyah menyarankan agar Evan tidak membuang kesempatan yang ada. Winger yang baru mengantarkan Selangor FA menjuarai Piala Malaysia 2015 ini mengaku memang tidak mengetahui pasti alasan Evan ragu-ragu. Tapi, Andik berharap pengalaman dapat menjadi guru bagi Evan.

“Saya tidak tahu ragu-ragu yang bagaimana. Tapi saran saya, jika kesempatan ini ndak di ambil sayang. Terlebih, pihak klub juga tidak akan sembarangan memberi peluang trial kepada setiap pemain. Apalagi, kompetisi di Indonesia belum jalan. Evan juga masih muda, sayang kalau tidak diambil,” harap Andik Vermansyah terhadap Evan Dimas.

Desakan agar Evan menerima tawaran dari Espanyol juga disuarakan oleh kedua orang tuanya. Meski merasa tidak ada kepastian bakal dikontrak permanen hingga membuat Evan gamang, orang tua mendesaknya untuk menerima pinangan dari Espanyol B itu.

Sang ibunda, Ana, yang ingin anak sulungnya itu menerima tawaran ke Spanyol. Ana bahkan berulang kali meyakinkan Evan, bahwa ia tak perlu khawatir soal masa depannya jika tak mendapat kontrak permanen di Espanyol B.

Tak hanya ibundanya, sang ayah, Condro Darmono juga meminta Evan agar menerima pinangan itu.

“Evan seharusnya tak perlu khawatir. Minimal, kalau dia kembali pulang ke Indonesia, dia punya nilai tambah. Dan secara otomatis nilai jualnya juga lebih tinggi,” terangnya.