•
Torabika Soccer Championship 2016
Pelatih Persela Minta Penyelenggara TSC 2016 Evaluasi Wasit
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso secara khusus meminta pihak PT Gelora Trisula Semesta (GTS), selaku operator kompetisi, untuk segera mengevaluasi kinerja beberapa wasit yang dinilai masih belum maksimal.
Berbagai nada getir terkait kepemimpinan wasit kembali muncul. Wasit Mochamad Adung yang memimpin pertandingan melawan Arema Cronus di pekan ke-27 TSC 2016, Minggu, (06/11/16) lalu, dinilai kurang tegas. Banyak keluhan terhadap wasit itu dari pihak Arema maupun Persela saat keduanya bertemu di Stadion Kanjuruhan Malang.
Persela pun secara terus terang tidak puas dengan berbagai ketidaktegasan pengadil lapangan hijau asal Jakarta Barat itu.
"Bukan soal menang kalah, karena sudah biasa di sepakbola. Tapi, kita sayangkan pertandingan yang menarik dirusak oleh kepemimpinan wasit," tutur Aji Santoso.
"Kalau kesalahan di luar keterbatasan manusia, kita pasti maklum. Tapi, terkadang kesalahan itu sengaja dibikin. Itu yang kita sesalkan," imbuhnya.
Persela Lamongan.
Lebih lanjut, Pelatih Persela itu pun enggan dikatakan mencaci maki wasit pasca laga kontra Arema. Aji pun lantas menyindir utusan GTS, yang juga mengikuti jalannya sesi konferensi pers pasca laga Arema Cronus kontra Persela.
"Jangan hanya datang untuk menonton saja. Biar imbang, kita lihat kerja wasit seperti itu ya harus juga dilaporkan," cetusnya.
Sindiran itu tak lepas dari sanksi yang sempat dijalaninya, karena dianggap melakukan protes keras saat Persela bertandang ke Perseru Serui, 17 Oktober silam. Akibatnya, Aji tidak boleh mendampingi tim dari bench pemain saat Persela mengalahkan PS TNI di Sidoarjo pekan lalu.
"Kalau pelatih protes, itu kan ada sebabnya. Jadi, sebabnya itu yang harus dievaluasi. Saya kira Anda para wartawan juga lihat sendiri kinerja Wasit," beber eks pembesut Timnas U-23 di Sea Games Myanmar tersebut.
Ia pun berharap kritiknya terhadap wasit bisa ditindaklanjuti secara bijak oleh GTS, selaku operator kompetisi TSC agar segera melakukan evaluasi terhadap kinerja wasitnya.
"Kita bekerja dengan hati. Jadi ayo lah, kita sama-sama bangun sepak bola Indonesia lebih baik dan tidak dikotori dengan hal negatif," pungkasnya.