•
Liga Inggris
Juara Piala FA, Guardiola Akui Man City Bermain Kurang Bagus tapi Puji Semenyo
INDOSPORT.COM - Manchester City sukses menutup malam final Piala FA 2025/26 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Chelsea di Wembley Stadium, Sabtu (16/05) malam WIB. Meski keluar sebagai juara, Pep Guardiola mengakui penampilan timnya belum berada pada level terbaik sepanjang musim ini.
Gol tunggal kemenangan The Citizens dicetak Antoine Semenyo pada babak kedua lewat penyelesaian klinis di kotak penalti. Gol tersebut memastikan City mengangkat trofi Piala FA sekaligus menjaga peluang mereka meraih dua gelar domestik musim ini.
Mengutip dari Manchester Evening News, Guardiola tidak menutupi kenyataan bahwa anak asuhnya sempat kesulitan mengimbangi permainan agresif Chelsea, terutama sepanjang babak pertama. Menurutnya, lawan tampil lebih dominan sebelum City berhasil menemukan momentum pada paruh kedua pertandingan.
“Pada babak pertama kami punya peluang melalui Antoine, tetapi mereka tampil lebih baik dari kami. Babak kedua kami jauh lebih solid dan berhasil menemukan gol yang mengubah jalannya pertandingan,” ujar Guardiola usai laga.
Pelatih asal Spanyol itu bahkan menilai performa City kali ini tidak sebaik dua final sebelumnya. Ia menyebut saat menghadapi Crystal Palace dan Manchester United di final musim-musim terdahulu, City justru tampil lebih meyakinkan meski hasil akhirnya tidak selalu berpihak.
“Saya merasa musim lalu melawan Crystal Palace dan musim sebelumnya kontra Manchester United kami bermain lebih baik dibanding hari ini. Namun sepak bola kadang tidak berjalan sesuai logika permainan,” katanya.
Guardiola menegaskan kemenangan tetap menjadi hal terpenting dalam pertandingan final. Baginya, efektivitas dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan City mengangkat trofi.
“Kadang Anda tidak perlu tampil spektakuler untuk menjadi juara. Dalam laga final, yang terpenting adalah memanfaatkan momen kecil dan kami berhasil melakukannya malam ini,” tutur mantan pelatih Barcelona tersebut.
Salah satu sosok yang mendapat sorotan khusus dari Guardiola adalah Antoine Semenyo. Penyerang anyar City itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol krusial yang memastikan kemenangan di Wembley.
Guardiola mengaku sangat puas dengan perkembangan pesat Semenyo sejak didatangkan pada bursa transfer musim dingin. Ia menilai adaptasi sang pemain berjalan sangat cepat dan langsung memberi dampak nyata bagi lini serang City.
“Biasanya Antoine memberikan umpan silang dan Erling yang menyelesaikan peluang. Tetapi kali ini dia mengambil tanggung jawab sendiri dan menyelesaikannya dengan sangat baik,” ujar Guardiola.
Ia menambahkan kehadiran Semenyo bersama Marc sejak Januari memberi warna baru bagi permainan City. Kombinasi keduanya dinilai memperkaya variasi serangan sekaligus menambah fleksibilitas taktik yang dibutuhkan dalam laga besar.
“Dampak Marc dan Antoine sejak datang pada musim dingin benar-benar luar biasa. Mereka memberi energi baru dan membantu kami menemukan solusi di momen-momen sulit,” kata Guardiola.
Selain memuji Semenyo, Guardiola juga mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang tampil disiplin sepanjang laga. Ia menilai kemenangan ini lahir dari kolektivitas, bukan semata aksi individu.
Menurutnya, menghadapi Chelsea bukan perkara mudah karena lawan memiliki kualitas teknis sangat tinggi di banyak sektor. Guardiola secara khusus menyoroti ketangguhan Levi Colwill, Reece James, dan Moises Caicedo yang membuat City kesulitan menciptakan ruang.
“Mereka punya pemain-pemain hebat seperti Colwill, James, dan Caicedo yang sangat sulit ditembus. Enzo Fernandez dan Cole Palmer juga beberapa kali memberi ancaman serius,” ucapnya.
Keberhasilan menjuarai Piala FA menjadi trofi ketiga Guardiola di kompetisi tersebut bersama Manchester City. Catatan itu mempertegas statusnya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris.
Kini fokus City langsung beralih ke Premier League yang masih menyisakan persaingan sengit di papan atas. Guardiola berharap momentum juara Piala FA bisa menjadi suntikan moral bagi timnya untuk menuntaskan musim dengan hasil sempurna.