Kekalahan Hangtuah menjadikan persaingan di papan tengah NBL Indonesia makin ketat. Pasalnya, dua tim papan tengah lainnya, Garuda Kukar Bandung dan Satya Wacana ACA LBC Salatiga memetik kemenangan.
"Saya sungguh kecewa dengan kekalahan ini. Pemain tampil buruk. Mereka melakukan banyak kesalahan. Bahkan mereka bisa salah mengumpan," kata Tondi Radja Syailendra, pelatih Hangtuah kepada INDOSPORT.
Meski kalah, Hangtuah memang masih bertengger di peringkat lima dengan poin 35. Namun, mereka gagal meninggalkan pesaingnya. Apalagi perbedaan poin di antara peringkat lima sampai sembilan terhitung tipis.
Sementara, Satya Wacana mengawali laga dengan meraih kemenangan. Bahkan mereka memenuhi target dengan mencetak poin tinggi saat mengalahkan NSH GMB GSBC Jakarta 90-71. Sukses itu menjadikan Satya Wacana masuk ke zona play-off dengan menduduki peringkat delapan.
"Hasil yang memuaskan karena kami bisa memenuhi target. Kami ingin meraih poin tinggi dan itu bisa dicapai anak-anak," kata pelatih Satya Wacana, Efri Meldi.
Sedangkan Garuda Kukar Bandung pun memetik kemenangan atas Bimasakti Nikko Steel Malang. Namun anak-anak Bandung ini harus bekerja keras sebelum menang 57-51.