Di final PJE akan menghadapi M88 Aspac Jakarta yang sebelumnya berhasil mengalahkan CLS Knights Surabaya dengan skor 96-90.
Perebutan tiket final itu sendiri terbilang cukup seru seperti yang dialami PJE dalam menghadapi SMB.
Meski PJE langsung memimpin skor 19-14 di kuarter pertama, di kuarter kedua saling kejar-kejaran skor terjadi. Bahkan SMB sempat membalikkan kedudukan menjadi 32-38.
Memasuki kuarter ketiga, Kelly Purwanto point guard PJE membawa timnya lebih rapi lagi menyusun pola penyerangan kearea pertahanan lawan. Hasilnya game plan yang di jalankannya berbuah manis meredam determinasi Satria Muda Britama Jakarta dan Pelita Jaya kembali unggul 50-45.
Persaingan sengit terjadi di kuarter empat. Dua mantan pemain SMB yang kini berbaju Pelita Jaya, Amin Prihantono dan Faisal Julius Ahmad berperan menghukum mantan timnya, lewat permainan impresif mereka. Keduanya sama-sama menyumbang tujuh poin tambahan untuk kemenangan Pelita Jaya, 74-76.
"Saya sangat senang dengan permainan tim hari ini semua pemain bermain bagus,sesuai dengan apa yang saya inginkan. Kita selalu berlatih setiap hari dan tak peduli siapa yang akan kita hadap, yang terpenting kita bisa bermain bagus dan menang di setiap pertandingan," ujar Pelatih PJE, Benjamin Alvarezsipin saat ditemui seusai pertandingan.
Disisi lain, Pelatih Satria Muda, Cokorda Raka mengakui keunggulan lawan lebih siap dari mereka di pertandingan kali ini.
"Mereka bermain lebih baik, kita kecolongan di kuarter tiga. Materi mereka lebih bagus, namun anak-anak sudah bermain maksimal, kembali ke Jakarta kita akan benahi semua kekurangan ini,” tegas Cokorda.
Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta berhak melaju ke Final bertemu M88 Aspac Jakarta yang sebelumnya berhasil mengalahkan CLS Knights Surabaya dengan skor 96-90.
Kemudian pada perebutan peringkat tiga dan empat, Satria Muda Britama Jakarta berjumpa CLS Knights Surabaya, yang akan diselenggarakan pada hari Minggu (29/11/2015).
•
Preseason IBL
Pelita Jaya Hadapi M88 Aspac di Final