IBL 2016

'Tuhan Belum Kasih Hangtuah Kemenangan'

Editor Irfan Fikri

Hadapi Hangtuah, Pelita Jaya bermain dengan komposisi utuh antara lain Kelly Purwanto, Dimas Aryo Dewanto, Ponsianus Nyoman Indrawan, Brendan Jawato dan Tri Hartanto.  

Sedangkan pelatih Hangtuah Paul Mario Watulingas Sanggor juga menurunkan para pemain andalannya dengan memasukan nama Richardo Uneputty, Andrie Ekayana, Tony Sugiharto, Fadlan Minallah dan Mei Joni dalam daftar starting line up.

Beberapa kali para pemain Hangtuah jatuh bangun mempertahankan paint area mereka dan juga pada saat mereka melakukan penyerangan ke wilayah lawan.

Bahkan pada saat sisa waktu menunjukkan 02:32 (dua menit tiga puluh dua detik), tim basket kebanggaan warga Sumatera Selatan ini berhasil memperkecil ketertinggalanya hanya tinggal dua bola saja (50-46).

Tapi di sisa menit berikutnya, Pelita Jaya mampu kembali memperbesar kedudukan lewat usaha Komink yang menyumbang empat poin berurutan, sehingga mengubah kedudukan  menjadi 46-54.

Satu usaha akhir tembakan tiga angka Andrie Ekayana di tiga puluh detik akhir, akhirnya hanya mampu menutup usaha Hangtuah untuk dapat memperkecil skor Hangtuah menjadi tiga bola saja. Hangtuah akhirnya harus mengakui keunggulan Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, 51-57.

“Mungkin kami belum di kasih kemenangan oleh Tuhan. Kami sudah berjuang dengan sekuat tenaga namun lawan masih unggul segalanya. Saya berterima kasih kepada coach Paul Mario dan juga manajemen Hangtuah yang membuat kami seperti keluarga,” ujar point guard Hangtuah, Richardo Uneputty yang pada pertandingan melawan Pelita Jaya mencetak tujuh angka.

“Kuarter pertama kami kecolongan fastbreak lawan. Kami baru bisa bangkit pada kuarter ketiga dan keempat, namun sayangnya lawan unggul pengalaman dan juga pemain cadangan mereka sangat dalam,” timpal Paul Mario Watulingas Sanggor, pelatih Hangtuah.

Pada laga tersebut Pemain Pelita Jaya Ponsianus Nyoman Indrawan menyumbang poin terbanyak untuk timnya (22), sedangkan topskorer Hangtuah Sumsel di buat oleh pemain bernomor punggung 5 yakni Andrie Ekayana, dengan torehan 13 poin.

Hasil ini membawa Pelita Jaya lolos kebabak semifinal dan akan menghadapi pemenang antara M88 Aspac Jakarta v Stadium Happy 8 Jakarta, yang bertanding dengan sistem the best of three.