INDOSPORT.COM – Isu tentang federasi bulutangkis Malaysia yang kabarnya melirik Rexy Mainaky untuk kembali menangani bulutangkis Negeri Jiran tersebut sepertinya semakin mendekati kata sepakat bagi keduanya.
Sempat dikabarkan belum dihubungi oleh pihak Federasi Badminton Malaysia (BAM) perihal ini beberapa waktu lalu, hari ini (16/10) Federasi Badminton Malaysia buka suara.
Mereka disebut telah menghubungi Rexy Mainaky terkait keinginan mereka untuk menjadikan lagenda bulutangkis Indonesia tersebut menjadi kepala pelatih di BAM.
Rexy sendiri sudah pernah menangani bulutangkis Malaysia sekitar tujuh tahun lamanya dan berhenti pada tahun 2002 silam.
Dirinya berhasil membuat Malaysia mengamankan emas pada ajang Asian Games 2006 lalu di Doha Qatar melalui pasangan ganda putra, Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong.
Bukan menjadi kandidat satu-satunya, disamping Rexy Mainaky, Ng Chin Chai yang merupakan Ketua Komite Pelatihan BAM juga mengaku bahwa sedang melakukan proses negoisasi dengan pelatih lain yang tidak ia sebutkan.
“Rexy adalah salah satu orang yang kami hubungi. Kami semua masih dalam tahap negoisasi, berbicara mengenai gaji, kontrak, KPI (Key Performance Index) dan intensif lainnya,” jelas Ng Chin Chai dilansir dari situs berita olahraga Badminton Planet.
“Semua kandidat yang kami hubungi masih terikat kontrak dengan Federasi yang mempekerjakan mereka saat ini. Saya yakin kami akan menunjuk direktur teknik baru pada awal tahun depan,” tambahnya lagi.
Kualitas seorang Rexy Mainaky sepertinya tidak perlu diragukan lagi baik didalam lapangan maupun setelah ia memutuskan untuk menggantung raketnya.
Pria berusia 50 tahun tersebut yang kini sedang menangani posisi sebagai pelatih kepala tim nasional Thailand, pernah mencatatkan namanya sebagai juara Olimpiade Atlanta 1996 bersama Ricky Subagja.
Suksesnya ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir dalam meraih emas pada Olimpiade Rio 2016 juga tak lepas dari campur tangan pria kelahiran Maluku tersebut, saat itu dirinya sedang menjabat sebagai Kepala Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.
Penulis: Fildzah Yumna.
Terus Ikuti Update Seputar Bulutangkis dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM