Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Rexy Mainaky merasa bangga dengan raihan anak asuhnya karena mampu menginjakan kaki ke hingga babak perempat final.
Masih menurut Rexy, dirinya tidak memberikan target apa-apa kepada para pemain muda ini di BCA Indonesia Open 2015, yang diinginkannya hanyalah para pemain muda Indonesia mampu menginjak peringkat 50 dunia.
“Ini peningkatan yang cukup cepat, saya cukup surprise juga. Saya kira kita bakal kalah di awal, tapi ternyata bisa masuk delapan besar. Ini luar biasa, hal ini cukup menggembirakan untuk saya,” terang Rexy di Istora.
Walau hanya dua pemain yang mampu menginjakan kaki hingga babak perempat final, namun pemain lain seperti Ikhsan Maulana penampilannya juga cukup menjanjikan. Bahkan kata Rexy, para pemain muda itu bisa mewakili Indonesia di ajang Thomas Cup 2016 mendatang. Keempat atlet tunggal putra Indonesia saat ini hanya kalah dari segi pengalaman dan jam terbang di banding lawan-lawannya yang sudah jauh lebih matang.
“Indonesia Open ini jadi pengalaman berharga buat mereka, kami akan berikan jam terbang lebih banyak kepada mereka. Setelah SEA Games akan kita jadwalkan. Untuk ke Olimpiade, meski susah tapi mereka punya peluang. Proses ini masih bisa kami lanjutkan. Diantara empat, satu bisa lolos ke dalam,” kata Rexy.