Pengundian pada Selasa (28/07) kemarin dihadiri oleh Poul Erik Hoyer (Presiden BWF), Anton Subowo (Ketua Panitia Pelaksana TOTAL BWF World Championships 2015), Bambang Roedyanto (Direktur Event TOTAL BWF World Championships 2015), Ricky Soebagdja (Kasubid Pelatnas PBSI) serta Rita Subowo (Ketua Umum KOI).
Poul menyebutkan bahwa kejuaraan dunia 2015 akan banyak menyajikan pertandingan-pertandingan kelas dunia. Sekitar 400 pebulutangkis terpilih dari seluruh dunia, akan adu kebolehan untuk menyandang titel juara dunia.
“Saya sangat menantikan kejuaraan dunia, momen yang sangat bagus untuk pemain, penggemar bulutangkis, sponsor dan sebagainya. Kami mengundang anda semua ke Istora, akan ada pertunjukan bulutangkis yang sangat spektakuler dan ini tidak diragukan lagi. Dalam pertandingan di Istora, kita telah banyak melihat terjadi kejutan, saya yakin akan banyak kejutan lagi di turnamen ini. Anda akan menyaksikan pertandingan yang fantastis dari awal,” ungkap Poul yang merupakan mantan pemain tunggal putra andalan Denmark di era 90-an seperti dilansir laman resmi PBSI.
Sementara itu Ketua Panitia Anton Subowo mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.
"Kami bersyukur mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia. Kami berharap event ini bisa sukses dan ini adalah dedikasi kami di PBSI untuk terus memajukan bulutangkis di dunia, khususnya di Indonesia," tandas Anton.
Acara pengundian dilangsungkan secara elektronik dengan menggunakan perangkat lunak khusus untuk pengaturan turnamen. Disaksikan oleh Anthony Linggian yang juga referee turnamen TOTAL BWF World Championships 2015, pengundian yang dilanjutkan dengan konferensi pers ini berlangsung lancar.
Hasil undian pun dinilai cukup baik untuk para pemain Indonesia. Hal ini disampaikan langsung oleh Ricky Soebagdja.
"Menurut saya hasil draw sudah cukup baik, tak cuma di ganda putra, di ganda campuran juga, dua nomor ini memang andalan Indonesia untuk meraih gelar juara. Para unggulan kita juga cukup baik jalannya di babak-babak awal," ujar Ricky