Tontowi/Liliyana melaju ke semifinal usai mengalahkan Lu Kai/Huang Yaqiong dari Tiongkok, 16-21, 21-11 dan 21-17. Pasangan ganda campuran terbaik Indonesia harus tertinggal dulu di game pertama sebelum akhirnya merebut dua game terakhir.
“Di game pertama kami masih kurang enak. Terutama di belakang, Owi masih belum in. Beberapa kali lawan kasih bola asal ke belakang, tapi Owi banyak error. Jadi itu berpengaruh ke permainan kami. Di game kedua kami lebih menang angin. Kami coba buat lebih tenang ambil bola, nggak terburu-buru. Kami tidak mau seperti di game pertama,” ungkap Liliyana seperti dilansir laman resmi PBSI.
Masuk ke game penentu, Tontowi/Liliyana berhasil unggul dengan 10-5 dan 11-8. Keduanya terus berhasil memimpin perolehan angka. Namun setelah poin 18-13, Tontowi/Liliyana justru kehilangan empat angka berturut, menjasi 18-17.
“Di game ketiga saya sempat kepikiran, gimana kalau sudah leading tapi kesusul lagi, tapi terus saya langsung berpikir kalau saya harus tenang. Di situ kami coba fokus lagi, tarik napas dan lebih fokus satu-satu. Dan puji Tuhan terbukti, kami bisa menang di situ,” ungkap atlet berdarah Manado tersebut.