Anthony Ginting menjadi salah satu unggulan di nomor tunggal putra dalam gelaran Yonex-Sunrise Indonesian Master. Melawan Kim Dong Hoon, Anthony menang dalam dua set lansung, yaitu 21-16 dan 21-18.
Pemenang ajang Kompetisi Milo School tahun 2008 dengan kategori tunggal putra SMP ini mengaku sudah hafal terkait karakter permainan wakil Korea Selatan tersebut dan mempelajari setiap kelemahan lawannya sehingga bisa mengamankan satu tiket ke babak berikut.
"Saya dua kali ini bertemu dia (Dong-Hoon). Dulu bertemu di Korea dan kalah lewat Rubber Game," tuturnya.
Anthony pun lega karena meraih kemenangan tersebut dengan perjuangan keras. Pasalnya, Dong Hoon memang memberikan perlawanan yang ketat.
"Dia semakin bagus. Permainannya cepat. Namun, saya beberapa kali bisa menebak arah mainnya," imbuhnya.
Tak lupa, dukungan penonton yang memadati GOR Cakrawala di Universias Negeri Malang juga ikut megangkat motivasi bertandingnya.
"Penonton tadi bersemangat dalam mendukung. Terima kasih atas suportnya. Saya jadi terangkat semangatnya," pungkasnya.