Menghadapi unggulan pertama asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, pasangan tuan rumah sebenarnya mampu memberikan perlawanan yang cukup tangguh. Alfian/Annisa bahkan sempat memenangi game kedua.
Kurangnya fokus dan seringnya melakukan kesalahan menjadi salah satu alasan wakil Indonesia harus tersingkir di babak perempat final ini.
“Lawan cukup tangguh terus jarang main rally. Sering mati di kita karena kesalahan sepele. Kita kehilangan fokus, terus ketinggalan juga sudah jauh, jadi gak kekejar,” tutur Annisa usai pertandingan.

Sementara itu, sikap kurang tenang juga membuat pasangan Tanah Air harus mengakui ketangguhan lawan yang juga merupakan peringkat satu dunia tersebut.
“Tadi terburu-buru pengen nambah poin tetapi malah jadinya seperti itu. Main belum tenang apalagi lawan tampil bagus. Kami terlalu bernafsu menambah poin tetapi malah balik tertekan,” sambung Alfian.
Dengan kekalahan ini pupus sudah harapan Indonesia untuk meraih gelar di sektor ganda campuran Indonesia Open.