Thailand Masters 2017

Greysia/Rosyita Tumbang, Ganda Putri Gagal Kirim Wakil ke Final

Laga di game pertama berlangsung cukup seru. Kedua pasangan saling berebut poin. Greysia/Rosyita bahkan sempat memimpin 13-11. Akan tetapi, setelahnya Chen/Jia terus menekan pertahanan Greysia/Rosyita dengan permainan cepat dan keras khas pemain China.

Greysia/Rosyita kewalahan dengan pola permainan ini dan sayangnya ini terbaca oleh Chen/Jia yang terus menerapkan pola ini hingga game kedua. Greysia/Rosyita tak dapat berbuat banyak di game kedua, mereka kalah telak dan hanya mampu mengumpulkan tujuh angka.

Greysia Polii/Rosyita Eka Putri Sari ketika sedang beraksi.

“Sejak game pertama kan cari poin nggak mudah, butuh reli di atas 10 pukulan, butuh fokus lebih. Ini bukan masalah fisik karena semalam main rubber game. Tetapi konsentrasinya yang nggak tahan. Lawan tidak akan memberi kemenangan begitu saja, namanya bertanding ya harus ada perjuangan,” ujar Eng Hian, pelatih ganda putri yang mendampingi Greysia/Rosyita bertanding.

“Yang saya mau lihat itu bagaimana sih mereka mencari solusi di lapangan? Kalah atau menang itu hanya hasil akhir, yang penting prosesnya. Bisa menang bagaimana? Kalau kalah pun bagaimana kalahnya?” tambah peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 bersama Flandy Limpele ini.

Rosyita Eka Putri Sari berusaha memotong bola.

Dengan hasil ini, maka sektor ganda putri Indonesia belum berhasil mengirim wakil ke final. Baru satu wakil Indonesia yang lolos ke babak final yaitu Tommy Sugiarto. Masih ada satu harapan lagi lewat pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto yang akan bertanding melawan Lu Ching Yao/Yang Po Han (Taiwan).

“Sebagai seorang pemain Pelatnas utama, menyerah begitu saja tidak dapat diterima. Seharusnya mereka bisa mencari jalan keluar, ini bukan hanya untuk Greysia ya, tetapi semuanya,” sambungnya, sebagaimana rilis yang didapat INDOSPORT.