Sony keluar dari Pelatnas dan memutuskan untuk mandiri berjuang mengikuti turnamen internasional sebagai pemain non pelatnas. Uniknya, Sony yang terpental dari Pelatnas Cipayung pada 2014 silam tersebut memilih untuk dilatih dan ditangani oleh sang istri, Gading Safitri.
Hasilnya, pebulutangkis 31 tahun tersebut sukses membuktikan diri jika dirinya belum habis. Ia menjuarai ajang Singapura Open 2016 pada April lalu usai menaklukan Son Wan Ho di babak final.
Kemenangan Sony tentunya mengejutkan karena ia diketahui telah vakum cukup lama usai tak lagi berlatih di Pelatnas.
Berlatih ala kadarnya tanpa fasilitas mencukupi layaknya saat berada di Pelatnas tak membuat Sony patah arang, ia berhasil membuktikan diri jika kemampuannya sbagai seorang pebulutangkis masih cukup berbahaya.