Warganet Sindir Bea Cukai

Seorang warganet dengan akun Twitter @emerson_yuntho menyentil Bea Cukai RI. Ia bertanya, apakah trofi juara All England milik Fajar/Rian juga akan dikenakan pajak.

"Hallo @beacukaiRI mau tanya, kalau Piala All England dibawa ke Indonesia kena pajak berapa?" tanya pemilik akun Buya Eson yang notabene pernah bernaung di Indonesia Corruption Watch (ICW).

"Hallo Min @beacukaiRI, jika berkenan mau undang Diskusi Menjelang Magrib, masih soal Piala-Piala yang masuk ke Indonesia! Mohon konfirmasinya ya," tambah Buya.

Dalam diskusi tersebut, ia mengangkat tajuk: Piala Thomas, Uber dan All England akankah Dikenakan Bea Masuk?

Paham jika cuitan Buya Eson bernada sarkas, netizen yang rata-rata merupakan Badminton Lovers turut meramaikan kolom komentar dan menyindir Bea Cukai.

"Harus buktikan bisa main badminton dulu," komentar dari akun Twitter @hisyamjenu.

"Kasih smash keras ke muka petugasnya begitukah?" balas akun Twitter @Yuzsni7.

"Duh apa kabar Piala Thomas waktu tahun 2021 kemaren berapa ya pajaknya, mana itu piala di dapat dari kerja keras para atlet yang udah 19 tahun penantian," kenang @WidiaAgt.

"Mungkin ini penyebabnya Timnas sepak bola gak pernah juara AFF, takut piala kena pajak," komentar sarkas dari akun Twitter @brendhikdimas.

Perlu diketahui pula, umumnya trofi All England tidak dibawa pulang oleh sang jawara. Fajar/Rian hanya akan berfoto di podium, lalu dikembalikan lagi ke panitia.

Baca berita sepak bola dan olahraga lainnya di Google News.