Seperti diketahui, PBSI belakangan ini banjir hujatan dari Badminton Lovers karena mirisnya performa dan prestasi atlet bulutangkis pelatnas Cipayung.
Contohnya, lengsernya ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dari ranking 1 BWF karena tak kunjung meraih gelar juara sejak naik podium di All England 2023 Maret kemarin.
Belum lagi kemerosotan prestasi di sektor ganda campuran. Dua pasangan Rehan/Lisa dan Rinov/Pitha belum bisa konsisten performanya di turnamen-turnamen penting.
Puncak kemarahan Badminton Lovers adalah kegagalan atlet bulutangkis Indonesia mempersembahkan satu pun medali Asian Games di nomor beregu maupun perorangan.
Bukan tidak mungkin Kevin/Rahmat dan Marcus/Rayhan menorehkan prestasi dalam debut mereka, sehingga ini jadi alasan PBSI mempertahankan atau malah mempermanenkan mereka pada musim 2024.