Demi Prestasi

Lebih lanjut, pihak manajemen Arema FC menyebut alasan kuat di balik kebijakan tersebut. Semua semata-mata bertujuan demi mengejar prestasi.

"Memang, klausul seperti ini tergolong baru. Yang jelas, kami ingin memulai era baru musim ini. Jadi, ada semacam hukuman untuk pelatih jika gagal mencapai target. Sejauh ini, si pelatih ini tak keberatan," sambung Ruddy Widodo.

Arema FC memang belum menerapkan kebijakan ekstrem ini kepada para pelatih musim-musim sebelumnya. Opsi yang diambil klub saat melalui masa sulit, masih berupa evaluasi, meski kebanyakan berujung kepada pengunduran diri atau pemecatan.