Wacana tersebut juga dianggap Kenius mustahil terjadi. Pasalnya, menurut Kenius, untuk menjadi tuan rumah PON butuh anggaran yang tak sedikit, apalagi harus mendadak.
"Saya pikir Provinsi Sumsel itu juga tidak siap menggelar 10 cabor itu, dan mereka pasti belum siap juga dianggaran," kata Kenius.
Wacana Sumsel bakal mempertandingkan 10 cabor yang dicoret dari PON XX itu menguak dalam kunjungan Anggota Komisi X DPR RI di Bumi Sriwijaya itu, Senin lalu. Dikatakan KONI Sumsel, Anggota Komisi X DPR RI menyetujui Sumsel menggelar 10 cabor tersebut.
Seperti diketahui, Sebanyak 37 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada perhelatan PON XX Papua Oktober mendatang secara resmi telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) penetapan cabor di Jayapura, berapa waktu lalu.
Berdasarkan SK tersebut, 37 cabor yang telah ditetapkan adalah Aerosport, Akuatik, Atletik, Anggar, Angkat Berat, Baseball, Biliar, Bermotor, Bola Basket, Bola Tangan, Bola Voli, Bulutangkis, Catur, Kriket, Dayung.
Ada pula Gulat, Hoki, Judo, Karate, Kempo, Layar, Menembak, Muaythai, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Rugby 7s, Selam, Senam, Sepak Bola, Sepak Takraw, Sepatu Roda, Taekwondo, Tarung Derajat, Tenis, Tinju, dan Wushu.