Komunitas

Naik Mobil Klasik? Bisa Berolahraga dan Tetap Pede

Sejumlah pencinta mobil klasik yang tergabung dalam Komunitas Retro (Katro) pada pagi tadi memadati kota Jakarta, tepatnya di kawasan Pondok Indah.

Mereka melakukan kegiatan untuk mengelilingi kawasan tersebut dengan menggunakan mobil klasik kebanggaan mereka masing-masing.

Bukan hanya golongan usia 40 tahun ke atas saja yang hadir tetapi juga kawula muda. Semuanya sama-sama meramaikan kegiatan yang ditujukan untuk mengenang atau menggiatkan kembali pencinta mobil lawas tersebut.

Salah satunya adalah Ilham Bayu Dewanggoro. Pria berusia 30 tahun ini mengaku menyukai mobil retro karena faktor orangtua dan dirinya sendiri yang juga memiliki ketertarikan terhadap mobil tersebut.

"Saat saya SMP, orangtua pakai mobil Datsun UP, lalu ganti Honda Civic, saat itu saya sudah bawa mobil, tapi karena bukan mobil pribadi jadi tidak bisa berbuat banyak. Lalu saat sudah kuliah, saya pakai mobil ini dan kalau orang sudah tertarik pasti dia akan melakukan segalanya untuk hal yang dia suka," tutur pria yang akrab dipanggil Bayu tersebut kepada INDOSPORT.

Ada juga mengaku tidak malu meski mengendarai mobil yang sudah jarang diminati tersebut. Bahkan mereka percaya diri saat berada di jalanan dan mengaku bisa berolahraga secara tidak langsung.

"Bawa mobil ini ke jalanan? Untuk apa malu, justru bangga dan percaya diri karena pastk banyak orang yang melihat, kita bisa jadi pusat perhatian juga. Bahkan bisa sambil olahraga juga untuk mengeluarkan keringat, yaitu kalau ada apa-apa kita perbaiki sendiri sekaligus membawa ini tidak mudah. Coba kalau mobil jaman sekarang, kalau rusak pasti kebanyakan tidak mengerti mesin dan membawanya ke bengkel," ujar Wisnu Pramarta, salah satu anggota komunitas retro.