Tempaan%20GP%202%20

Prestasi Rio yang mumpuni makin membuat dia terus naik kelas. Usai bergelut di banyak ajang balap, pada 2012 Rio bermain di GP 2. 

Tim pertama Rio di GP 2 ialah tim asal Inggris, Carlin Motorsport. Bersama Carlin, Rio yang menggunakan mobil jenis Dallara GP2-11 dengan mesin Renault mampu meraih 1 kali pole position dari 24 kali race. 

Pada 2013, Rio Haryanto bermain untuk tim Barwa Addax Team. Bersaing dengan Felipe Nasr yang kini main di F1 bersama Sauber Tim, Rio mampu bercokol di peringkat ke 19 dari 35 pembalap. Rio saat itu mampu 1 kali naik podium dari 22 kali balapan. 

Masih harus bersaing dengan Felipe Nasr di 2014, Rio yang membela EQ8 Caterham Racing memperbaiki peringkatnya. Rio mampu berada di peringkat 15 dengan mengemas 28 poin. 

Nama Rio makin dikenal publik dunia di GP2 musim 2015 lalu. Ia makin diperhitungkan sebagai pembalap muda berpotensi. Bagaimana tidak, Rio mampu ungguli sejumlah pembalap lain dan bercokol di peringkat 4. Bermain untuk tim Campos Racing dan gunakan mobil jenis Dallara GP2/11 dengan mesin Mecachrome, Rio mampu 3 kali membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di pentas internasional. 

Secara kumulatif jika dihitung sejak 2008, Rio Haryanto yang sudah jalani 198 balapan mampu meraih 17 kali kemenangan, 43 naik podium, 7 pole positions dan 14 kali meraih lap tercepat. 

Dilansir dari driverdb.com, secara statistik, Rio rata-rata meraih 8,6% kemenangan dan 21,7% naik podium.