Formula 1

Sauber Pakai Mesin Honda 2018, Rio Haryanto Balik ke F1?

Editor Ramadhan

Sauber akhirnya mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan menggunakan mesin Honda di musim 2018 nanti. Kesepakatan itu tercapai setelah tim F1 asal Swiss itu menandatangani kemitraan teknologi baru dengan raksasa otomotif Jepang tersebut.

Saat ini, Honda memasok mesin secara eksklusif ke McLaren, sementara Sauber didukung oleh unit Ferrari. Kesepakatan itu otomatis akan mengakhiri hubungan jangka panjang yang terjalin sebelumnya antara Sauber dengan Ferrari, yang sekaligus menjadikan Sauber sebagai tim kedua Honda bersama McLaren dalam sebuah kesepakatan multi tahun.

Walaupun performa mesin Honda belum cukup bagus setelah kembali pada 2015, kesepakatan baru ini akan membuka peluang mereka untuk memperbaiki daya tahan mesin di ajang balapan jet darat.

“Merupakan kehormatan besar bagi tim Sauber F1 untuk bisa bekerja sama dengan Honda di musim mendatang,” kata CEO dan kepala tim Sauber, Monisha Kaltenborn seperti dilansir laman resmi F1.

“Penataan kembali tim kami tidak hanya terlihat melalui kepemilikan baru tapi juga sekarang dengan kemitraan teknologi baru kami dengan Honda,” jelasnya.

Sauber, yang merayakan ulang tahun ke-25 mereka di ajang balapan F1 tahun ini, telah menggunakan mesin Ferrari sejak mengakhiri hubungan mereka dengan BMW di tahun 2010, dan musim ini didukung oleh 2016 unit spec dari tim Italia tersebut.

Tim Sauber Formula 1. Copyright: f1fanatic.co.ukTim Sauber Formula 1.

Tak lupa, Sauber mengucapkan terima kasih kepada Ferrari yang selama bertahun-tahun bekerja sama dalam masa yang baik dan juga sulit. Kini, Sauber sudah menjalin kemitraan baru untuk membantu melanjutkan pembaharuan tim, setelah diambil alih pemilik baru tahun lalu.

“Kami telah membuat tonggak sejarah lagi dengan era mesin baru ini, yang kami tunggu dengan kegembiraan yang luar biasa dan tentu saja kami mencari peluang baru,” tambah Kaltenborn.

“Kami sangat menantikan kemitraan dengan Honda, yang membuka jalan menuju masa depan yang sukses, mulai dari yang strategis dan juga dari perspektif teknologi. Kami berterima kasih kepada Honda karena telah berhasil mewujudkan kemitraan hebat ini,” tandasnya.

Meskipun sebelumnya muncul spekulasi bahwa McLaren akan menggunakan mesin Mercedes pada 2018, Honda sendiri telah mengklarifikasi status Sauber sebagai tim kedua.

“Selain kerjasama dengan McLaren yang berlangsung dari 2015, Honda juga akan menyuplai mesin kepada Sauber sebagai tim pelanggan mulai musim depan,” jelas perwakilan Honda, Katsuhide Moriyana.

“Kesepakatan ini akan menjadi tantangan baru bagi Honda di Formula 1. Untuk memanfaatkan keuntungan menjadi pemasok mesin kepada dua tim semaksimal mungkin, kami akan memperkuat sistem dan kemampuan pada dua operasi pengembangan, yaitu HRD Sakura dan operasional di Milton Keynes,” sambungnya.

“Kami akan tetap terus menghadapi tantangan, agar fans merasa senang melihat Honda dengan kekuatan yang dominan sesegera mungkin,” pungkasnya.

Caption Copyright: INTERNETPembalap F1 kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto.

Menariknya, kesepakatan Sauber yang akan mulai menggunakan mesin Honda di musim 2018 nanti, justru dianggap bisa berdampak bagus bagi pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto. Ya, Rio berpeluang besar kembali ke lintasan F1 bersama Sauber.

Pasalnya pada akhir musim 2016 kemarin, Rio santer dikaitkan akan bergabung dengan Sauber untuk mengarungi balapan F1 musim 2017 ini. Meski akhirnya spekulasi itu berakhir setelah Sauber memastikan tiga pembalapnya adalah Marcus Ericsson, Antonio Giovinazzi, dan Pascal Wehrlein.

Bahkan Ibunda Rio, Indah Pennywati ikut mengomentari peluang anaknya tahun lalu yang tinggal selangkah lagi bisa bergabung dengan Sauber.

“Kalau sekarang, Sauber masih di bawah Manor. Sementara Manor saat ini sudah ada poin. Itu butuh pertimbangan lain, tapi Sauber sejak dulu terbilang bagus lah, meski bukan tim papan tengah. Kita lihat juga siapa di belakang Sauber, kita masih belum bisa ngomong Rio (Haryanto) mau ke mana, sponsornya saja kan belum tahu, jadi ya saya belum bisa ngomong apa-apa,” kata Indah Pennywati kepada INDOSPORT pada Oktober 2016 kemarin.

Salah satu alasan Sauber tertarik untuk memakai jasa Rio kala itu adalah karena faktor Honda yang merupakan pabrikan asal Asia, di mana Rio berasal. Kabarnya saat itu Sauber memang sudah berniat untuk memakai mesin Honda di musim 2018 mendatang dan seorang pembalap dari Asia, termasuk Indonesia yang merupakan salah satu pasar penting Honda, dapat membantu promosi kerja sama di masa mendatang nantinya.

Logikanya, merekrut Rio sebagai pembalap mereka menjadi peluang bagus bagi Sauber untuk mempopulerkan tim mereka di pasar Asia dan Indonesia.