Premier League

Derby Manchester: Duel Matador Lini Tengah

Derby Manchester antara Manchester United kontra Manchester City pada Minggu 12 April 2015, tidak hanya menyajikan duel antara Wayne Rooney kontra Sergio Aguero. Yang menarik untuk dicermati ialah duel lini tengah kedua tim yang diisi gelandang asal Spanyol. 

Duel matador lini tengah pantas disematkan kepada duel Mata-Herrera versus Silva-Navas. Karena keempat pemain ini memiliki karakteristik yang besar untuk tim yang dibela, selain itu gaya bermain keempatnya juga berbeda yang makin membuat berwarna derby Manchester. 

Ditilik dari statistik, perbandingan kekuatan gelandang box to box miliki Man United, Ander Herrera serta gelandang serang, Juan Mata tidak jauh berbeda dengan kemampuan dua gelandang sayap Man City, David Silva dan Jesus Navas. 

Herrera yang telah melakoni empat posisi berbeda di musim ini ternyata lebih nyaman jika ditempatkan sebagai gelandang box to box buktinya, dari 9 pertandingan yang dilakoni sebagai gelandang box to box, Herrera mampu cetak 5 gol dan 2 assist. 

Sementara Juan Mata yang sudah lakoni tujuh laga sebagai gelandang serang bersama Man United telah mengoleksi tiga gol dan dua assist. Bahkan saat Mata ditempatkan sebagai winger kanan, Mata yang memainkan posisi itu sebanyak 3 pertandingan mampu cetak dua gol dan satu assist. 

Di pihak rival, David Silva juga miliki statistik tak kalah hebat. Ia mampu mencetak 6 gol dan 4 assist dari 18 pertandingan bersama City jika ditempatkan sebagai winger kiri. Silva bahkan mampu cetak 5 gol jika ditempatkan sebagai gelandang serang, peran sebagai gelandang serang telah dijalankan Silva sebanyak 11 pertandingan. 

Lantas bagaimana dengan Jesus Navas? Meski belum cetak gol, eks pemain Sevilla ini cukup rajin dalam urusan cetak assist. 3 assist telah ia torehkan dalam 15 caps bersama City saat berposisi sebagai winger kanan. Jika ditempatkan sebagai gelandang serang, Navas pun mampu cetak 3 assist, peran itu dimainkan Navas sebanyak 10 pertandingan. 

Namun dari empat gelandang ini, Silva dan Navas sama-sama miliki kelamahan dalam urusan bertahan. Mereka tipikal pemain yang jarang turun ke lini belakang untuk membantu menahan gempuran. Nilai plus ada di duet Herrera dan Mata, meski Mata sama dengan Silva serta Navas lemah dalam hal bertahan, kekurangan itu bisa ditutupi dengan peran dan karakteristik Herrera sebagai gelandang box to box. 

Lantas siapa yang paling mahir diantara gelandang asal Spanyol ini? Yang pasti peran mereka di lini tengah akan membuat derby Manchester menjadi lebih hidup dan berwarna.