KONI siap melakukan mediasi terkait pembekuan PSSI. Namun, rencana KONI tersebut disayangkan Gatot. Ia menilai kenapa KONI tak mengambil langkah tersebut sebelum Kemenpora membekukan PSSI.
"Kalau mereka mau mediasi, kenapa tidak dari dulu. Ini juga kritik untuk KONI. Apa yang dilakukan Kemenpora seharusnya tugas yang dilakukan oleh KONI. Kami terpaksa masuk karena kewenangan diundang-undang memungkinkan untuk itu," jelas Gatot di Kantor Kemenpora.
Gatot mempertanyakan loyalitas Ketua KONI terhadap negara. "Ini juga jadi catatan untuk Pak Tono, bagaimana loyalitasnya kepada Menpora, urus dulu saja five ring (logo yang dipakai KONI mirip dengan International Olympic Committee (IOC))."
Selain itu, salah satu anggota tim sembilan ini juga mengatakan bahwa sebelumnya Sekretaris Menteri, Alfitra Salam, sudah bertemu dengan Tono. "Silahkan tanya ke beliau (Tono), benar tidak seorang Gatot Dewa Broto ke tempatnya di lantai 12. Saya terpaksa bicara keras seperti ini," cetus Gatot.
Masih menurut Gatot, kedatangan pihak Kemenpora ke kantor KONI untuk berbicara mengenai antisipasi seandainya SP3 kepada PSSI tidak dipenuhi. "Kami sudah mengkondisikan mengenai penerbitan sanksi dari Kemenpora. Ini juga menjadi catatan buat Pak Tono, loyalitasnya kepada Menpora bagaimana."
Menpora telah membebankan tugas kepada KONI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk menjalankan QNB League 2015 secepat mungkin pada Sabtu (25/04/15).
•
Kemenpora Pertanyakan Loyalitas KONI