Para penggawa Persib Bandung diketahui turun di laga tarkam. Sebut saja, Achmad Jufriyanto, Atep, Firman Utina, M Ridwan.
Mereka terpaksa mengikuti liga tarkam, selain untuk menjaga kondisinya untuk tetap bugar, mengikuti liga tarkam sebagai salah satu upaya agar kondisi finansialnya tetap stabil.
"Sampai saat ini karena kita masih bebas, kami belum ada kegiatan juga, jadi tidak menutup mata bahwa ada beberapa pemain yang melakukan tarkam. Dan saya juga tidak bisa melarang. Tapi saya sampaikan, jangan sampai ada cedera, karena dari tarkam sendiri sudah ada satu korban yaitu Saktiawan Sinaga," kata Djanur saat ditemui di Jalan Citarum Bandung.
"Bagaimanapun mereka melakukan ini dengan terpaksa mengingat kebutuhan untuk kehidupan sehari-hari untuk tambah-tambah penghasilan," sambungnya.
Meski begitu, Djanur sedikitnya cukup lega, sebab tidak seluruhnya para penggawanya mengikuti liga tarkam. Seperti halnya Tony Sucipto yang melakukan usaha di bidang kuliner sebagai upaya untuk menjaga kondisi finansialnya.
"Saya apresiasi untuk Tony. Saya salut dan cukup membanggakan. Langkah yang bagus merintis seperti ini (usaha kuliner)," tuturnya.