Hal ini seperti diutarakan Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Risha Adhi Widjaya. Bahkan Risha mengaku akan segera mengumpulkan seluruh penggawanya dalam waktu dekat.
"Sebagaimana surat yang disampaikan promotor, dimana turnamen PIS itu akan dilaksanakan mundur pada 30 Agustus. Kick off nya di Bali rencana dibuka Presiden Jokowi (Joko Widodo). Dan khusus di Bandung yang ditunjuk sebagai tuan rumah dalam babak penyisihan grup, kita akan kick off tanggal 29 Agustus. Oleh karena itu, kita dalam memutuskan memanggil kembali pemain kita," ujar Risha saat ditemui di Graha Persib, Sulanjana Bandung.
Pengumpulan pemain itu sendiri, lanjut Risha bukan hanya sebagai salah satu persiapan menghadapi PIS saja melainkan sebagai salah satu persiapan sebelum menghadapi Arema Cronous di laga persahabatan yang rencananya akan digulirkan di Stadion Kanjuruhan, Malang,11 Agustus mendatang.
"Insya Allah akan kita penuhi undangan dari Arema. Karena klub Arema juga sudah mengirim surat ke kita sudah lama. Insya Allah kita bisa bertanding disana," katanya.
Terkait mengenai kontrak, Risha mengaku akan membicarakan kembali dengan seluruh penggawanya. Yang jelas, nilai kontrak yang diberikan akan berbeda dengan nilai kontrak pemain saat menghadapi kompetisi.
"Sudah saya bicarakan, bahwa tidak akan ada yang dirugikan dalam hal ini. Karena begini, kontrak pemain akan mengikuti. Ada dua hal, satu berdasarkan durasi pertandingan yang kedua berdasarkan durasi turnamen, kenapa begitu, karena pertandingannya sekarang bukan home dan away, maksudnya ada grup stage nya, kalau Persib ga lolos dari grup stagenya ya sudah selesailah kontrak, tapi kan berharap Persib lolos. Karena turnamen berjalan cuma enam minggu saja," jelas ia.
Tak hanya itu, Risha juga mengatakan bahwa untuk mengikuti Piala Indonesia Satu, Persib Bandung akan menggunakan stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk menjadi home base selama menjalani babak penyisihan grup turnamen Piala Indonesia Satu (PIS) 2015. Apalagi keinginan itu sudah mendapatkan respon positif dari Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.
"Kita sih siap saja kalau GBLA bisa dipakai. Apalagi kalau izinnya semua terpenuhi. Tapi kalau memang tidak diizinkan kita kembali ke Stadion Jalak Harupat," ujar Risha.
Sementara terkait izin keamanan, Risha mengaku akan menunggu kabar kepastian dari pihak penyelenggara. Meski Persib dijadwalkan akan menjalani kick off PIS 29 Agustus mendatang, namun kepastian secara resmi belum didapatkan.
"Untuk menindak lanjuti izin di Kota Bandung kan harus ada surat dari promotor, federasi, BOPI sebagai syarat pengajuan izin. Dari situ kita masuk ke izin Stadion dan baru masuk ke izin keamanan," pungkasnya.