Pemilik jersey nomor 7 Persebaya ini mengetahui betul kalau PT Persebaya Indonesia memenangkan hak paten atas logo dan nama Persebaya di Kemenkumham. Badan Olahraga Profesional Indonesia pun memberikan peringatan kepada Persebaya United yang sekarang dibelanya untuk menghapus nama Persebaya.
"Apapun itu, Persebaya mau ada 10 sekalipun, semua pemain pasti punya tekad yang sama buat membawa nama harum kota Pahlawan, Kota Surabaya," tegas Siswanto.
Oleh sebab itulah, kisruh dualisme yang terjadi di kubu Persebaya jelang pertandingan leg kedua di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (27/09/15) sama sekali tidak mepengaruhi dirinya dan kawan-kawan.
Mental pemain tetap sama, semangat lolos ke babak semifinal dan menghentikan laju Sriwijaya FC masih sama.
"Kita siap mencuri satu poin, tidak ada pengaruhnya dualisme tegasnya," ujarnya.
Ia pun optimistis timnya mampu mencuri poin saat menghadapi Laskar Wong Kito akhir pekan ini.
"Kita yakin dapat satu poin leg kedua nanti dan maju ke semifinal," ujarnya.
•
Piala Presiden 2015
Persebaya Terbelah, Pemain Tetap Incar Semifinal