Komunitas

Presiden Big Reds Indonesia Bandingkan Klopp dengan Ancelotti

Big Reds Indonesia merupakan sebuah komunitas pendukung klub Liverpool di Tanah Air. Belum lama ini, Presiden mereka, Dimas Pridinaryana telah memberikan perbandingannya terkait kedua nama calon pelatih yang akan membesut klub kesayangannya tersebut.

“Klopp pelatih dengan pendekatan luar biasa, merubah mental Dortmund untuk menjadi penantang hegemoni Muenchen, memiliki treatment yang bagus dalam tim. Musim sebelum Klopp resign (keluar) Dortmund mengalami musim sulit. Terpuruk di awal musim, sampai-sampai suporter melakukan protes keras, mereka menuntut untuk keluar dari degradasi,” ujarnya mengenai Juergen Klopp.

“Klopp memakai tekanan ini sebagai awal kebangkitan, bersama tim pelan-pelan dia angkat keluar dari degradasi dan sampai di zona UCL pada musim tersebut. kemampuan ini yang harusnya cocok dengan kondisi LFC, dibutuhkan manajer yang mampu menaikkan semangat untuk terus melanjutkan sisa musim dengan prestasi sebaik2nya setinggi2nya,” Tambahnya.

“Ancelotti, mental juara Eropa dimiliki. 3 juara UCL, kecuali di Parma. Ancelotti memiliki pemain-pemain bintang yang kasarannya tinggal pakai. Apalagi di Madrid, minta apa diberikan, permasalahan terjadi jika di LFC, pemilik tidak mungkin mengeluarkan lagi uang untuk membeli pemain bintang yang diinginkan, yang ada adalah manfaatkan apa yang ada dan kita lihat akhir musim nanti,” imbuhnya mengenai Carlo Ancelotti.

“Sekarang kembali ke pemilik, mau manajer yang seperti apa? Untuk menaikkan keterpurukan atau mengejar mental eropa, berharap juara Europa league dan hadiahnya bisa menutupi kekurangan kas yang sudah berkurang karena pembelian musim ini. Menurut saya, saat ini dibutuhkan manajer yang mampu mengangkat mental bermain , mengangkat tim ini setinggi-tingginya sebaik-baiknya,”  lanjutnya.

Artinya, sosok nomor satu di Big Reds Indonesia ini lebih memilih Juergen Klopp sebagai pelatih baru bagi James Milner cs.

Mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut memang lebih sering dikaitkan dengan publik Anfield ketimbang nama besar dari Carlo Ancelotti.