Persegres United langsung menggelar latihan perdana untuk menghadapi Indonesia Championship Jenderal Sudirman Cup 2015. Namun dalamlatihan kali ini belum diikuti semua pemain. Dari kebutuhan 22-23 pemain baru ada 16 pemain yang berlatih di bawah arahan arsitek anyar Widodo C Putro di Stadion Petrokimia.
Namun dari ke-16 pemain tersebut, terlihat dua sosok yang cukup populer bagi insan sepakbola nasional. Pertama adalah gelandang Persija Jakarta Rendi Irawan Saputra dan Jefri Kurniawan yang menjadi pemain terbaik Piala Kemerdekaan 2015 saat berkostum Persinga Ngawi.
"Sebenarnya ada tiga klub selain Persegres yang telah menghubungi saya. Tapi, hanya Persegres yang serius karena terus berkomunikasi. Apalagi dua sosok penting di tim yang langsung menghubungi saya," kata Jefri kepada sejumlah awak media usai latihan.
Pemain kelahiran 1991 ini menyebutkan dua sosok penting itu adalah arsitek Persegres Widodo C Putro dan manajer Bagoes Cahyo Yuwono. Bahkan, Jefri tak segan-segan memuji tangan dingin Widodo meski baru sekali merasakan polesan legenda hidup Timnas Indonesia dan Petrokimia Putra tersebut.
"Boleh dibilang, saya datang karena sosok Widodo. Dia mampu membuat sesi latihan berjalan efektif, Widodo juga bisa menaikkan moral pemain. Selain itu, suasana di Persegres cukup terbuka karena sudah banyak yang kenal juga," ujar Jefri.
Sementara Rendi juga mengungkapkan alasan bergabung ke Persegres yang tak jauh berbeda dengan Jefri. Mantan pemain Persebaya 1927 ini mengakui tertarik bergabung lantaran adanya keseriusan dari manajemen Persegres. "Mas Bagoes sendiri yang langsung menghubungi saya untuk ikut latihan Persegres hari ini," ujarnya kepada INDOSPORT.
Selain Jefri dan Rendi, sesi latihan perdana kemarin juga diikuti enam pemain lawas Persegres. Mereka adalah Khabib Syukron, Kacung Munif, David Faristian, Wismoyo, serta dua kiper yakni Aji Saka dan M Ridwan. Sementara pemain lainnya yakni Dedi Indra (Persepam MU), M Fariz Ardiansyah (Kalteng Putra), Farid Rizkiansyah (Persebo Bondowoso), FX Yanuar dan Sandy Firmansyah (Persepam MU), Ahmad Sumardi (Persiram Raja Ampat), Doni Faizal (Sriwijaya U-21).
Sementara itu, Widodo mengaku masih menunggu kepastian dari pemain lain. Meski enggan menyebutkan lengkap, mantan asisten Alfred Riedl ini mengatakan menanti jawaban dari Sirvi Arvani, striker Persepam MU yang juga top skor Piala Kemerdekaan. "Dia bilang akan menjawab malam ini. Kita lihat saja besok pagi, apakah dia akan datang atau tidak," jelas pencetak gol indah di ajang Piala Asia 1996 ini.