Status unggulan jelas melekat pada diri Cristian Gonzales dkk. Betapa tidak, tim Singo Edan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sejauh ini pada gelaran Piala Jenderal Sudirman 2015.
Arema Cronus melangkah ke semifinal dengan raihan kemenangan sempurna dari tujuh pertandingan. Sebanyak 12 poin mampu dipetik Singo Edan dari empat laga di penyisihan grup.
Sedangkan di babak 8 besar, tim asuhan Joko Susilo mengemas 8 angka, hasil dari dua kemenangan di waktu normal dan satu lagi saat adu penalti.
Catatan gol tim kebanggaan Arema juga tokcer. Dimana mereka mampu mengemas 17 gol dengan hanya 6 kali kebobolan, tidak termasuk 5 gol pada adu penalti melawan Pusamania Borneo FC. Artinya, Arema Cronus mencatat rata-rata 2,4 gol per pertandingan.
"Ya kita syukuri predikat unggulan yang disematkan pada Arema. Yang jelas, tim tetap kerja keras dan mengalami grafik meningkat sejak di pertandingan pertama (babak penyisihan grup) lalu," kata Joko Susilo.
Pelatih Arema Cronus tersebut sebenarnya lebih senang kalau timnya diposisikan sebagai non unggulan. Sebab, menyandang status tim unggulan kerap menghadirkam tekanan tersendiri untuk pemain karena terus dituntut untuk menang.
"Kalau boleh memilih, tentu kita ingin jadi tim yang tidak diunggulkan. Seperti tim lain, kita bisa tampil lebih lepas, pemain juga tidak terbebani terlalu berat karena selalu dituntut menang," urainya.
Kemenangan memang seakan wajib untuk diraih tim peraih Juara ISL 2009/2010 tersebut. Apalagi, tim kebanggaan Aremania ini masih haus gelar dan penasaran karena gagal meraih gelar pada turnamen Piala Presiden Oktober silam.
Untuk itu, Singo Edan akan mengerahkan segenap kekuatan terbaik guna melewati Mitra Kukar yang bakal dihadapi pada dua leg pertandingan di semifinal, Januari mendatang.
"Kita sudah sampai di sini (semifinal). Tentunya, kita ingin terus sampai ke tahap terakhir (final) di turnamen ini. Semoga para pemain bisa konsisten untuk menang," tandas Joko Susilo