Laga perdana di hadapan publik Malang itu akhirnya berbuah kemenangan bagi skuad Arema Cronus. Milo pun lega, karena dirinya bersama para punggawa baru sudah membuktikan kapasitas secara maksimal setelah sebulan lebih ditunggu Aremania.
"Saya jelas senang dengan kemenangan ini. Kami sudah bisa melewati pertandingan pertama, setelah bekerja keras selama Training Centre di Batu," katanya dalam sesi konferensi pers.
Arsitek kebangsaan Bosnia-Herzegovina itu juga gembira dengan progres tim yang sedikit demi sedikit menuju tren positif setelah menggelar TC.
"Selama TC, mentalitas dan disiplin sudah mulai terbangun. Seperti yang saya katakan, tim ini belum maksimal karena masih mencoba semua pemain dengan karakter berbeda," imbuhnya.
Namun, secara keseluruhan Milomir Seslija belum puas terhadap performa tim Singo Edan. Kerja sama antat lini masih berjalan kurang baik. Masa persiapan yang pendek pun diakui menjadi salah satu penyebab timnya kurang garang saat meladeni Madura United.
"Anda lihat sendiri, masa persiapan kita sangat sedikit. Di Eropa, masa pre-season seperti ini mestinya lebih panjang," Milo menjelaskan.
Selain itu, faktor perbedaan suhu juga dinilai berpengaruh terhadap kebugaran fisik pasukannya. Sepanjang laga, Raphael Maitimo dkk memang terlihat kelelahan akibat cuaca panas di Stadion Kanjuruhan.
"Istirahat kita terbatas. Saat TC, kami bangun kekuatan fisik di tengah cuaca dingin lalu hujan. Tapi, di sini lebih panas jadi memang berpengaruh terhadap fisik pemain," tutupnya.