Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewabroto ikut merespon anggapan Ketua Tim Ad-Hoc, Agum Gumelar, yang menyatakan bahwa ia sebagai juru bicara Kemenpora tak mengerti tentang sepakbola dan olahraga.
Gatot Dewa Broto sebelumnya lebih dikenal sebagai juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), hingga akhirnya diangkat oleh Roy Suryo sebagai salah satu deputinya saat ia menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Belakangan, sosok berkacamata ini kerap muncul tiap kali ada isu menarik soal olahraga, termasuk soal polemik pembekuan PSSI oleh Menpora Imam Nahrawi.
Dan yang terakhir adalah Komentar tim Ad-Hoc PSSI Agum Gumelar yang menyatakan bahwa Gatot tidak tahu apa-apa soal olahraga, sehingga tak perlu mengomentari banyak hal terkait masalah olahraga.
"Pak Gatot itu nol kalau soal olahraga, dia tidak tahu tentang dunia olahraga," kata Agum saat melakukan jumpa pers usai dirinya bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas pencabutan pembekuan PSSI.
“Saya tahu siapa Gatot. Beliau adalah anak buah terbaik saya saat sama menjabat sebagai Menkominfo,” tegas mantan Ketua Umum PSSI ini.
Menjawab hal ini, dalam satu kesempatan diskusi di Jakarta, Gatot menjawab, memang sosok Agum yang telah membentuknya menjadi juru bicara mumpuni seperti yang ia lakoni saat ini. Ia mengaku tetap menghormati sosok Agum.
“Saya sudah ikut Pak Agum sejak 2002 saat di (Kementerian) Perhubungan. Dia memang mengenal saya, dan saya akui memang saya tidak paham sepakbola,” ucap Gatot yang mengaku bergabung ke Kementerian Olahraga karena ajakan Roy Suryo dengan harapan bisa naik jabatan.
“Ini bukan curcol yah. Tapi memang fakta yang tak bisa saya pungkiri bahwa saya punya utang budi dengan Pak Roy Suryo yang mengangkat saya sebagai deputi. Di Kemenkominfo jabatan saya tak pernah naik-naik,” ujarnya seraya tertawa.
Ia lantas bercerita kedekatannya dengan Roy Suryo tak lain karena sering bertemu dalam diskusi telekomunikasi, karena sebelumnya Roy Suryo dikenal sebagai pengamat telekomunikasi informasi. “Fakta tidak bisa dipungkiri saya juga punya utang budi kepada Pak Roy Suryo, meski kita sering berdebat,” tutup pria asal Yogyakarta ini.
Terkait polemik soal pembekuan PSSI, Gatot menegaskan bahwa semua keputusan diambil atas asas keterbukaan, dan keputusan terkait pencabutan status pembekuan PSSI akan segera diputuskan dalam waktu dekat.
"Apa yang dilakukan Pak Menpora bukan semata-mata like or dislike. Namun itu bagian dari keterbukaan. Kami akui yang rugi masyarakat. Ini bukan ranahnya politik. Pembekuan ini ada dasarnya. Ada SP 1, SP 2," jelasnya.