Bos Sunderland Diduga Terlibat Skandal Seks Adam Johnson

Editor Irfan Fikri

Fakta pengadilan menyebutkan bahwa ada pengakuan dari Johnson kepada Margareth Byrne bahwa ia mengaku telah mencium anak di bawah umur. Pengakuan ini tertera dalam pesan lewat WhatsApp antara keduanya.

Pihak klub lantas merilis penyataan bahwa Byrne telah menyerahkan surat pengunduran dirinya. "Dewan manajemen Sunderland AFC hari ini (09/03/16) telah menerima surat pengunduran diri Margaret Byrne,” tulis klub Liga Premier Inggris tersebut.

Byrne diduga sengaja menutupi kasus Johnson meski ada pengakuan dari Johnson sebelum kasus ini masuk pengadilan.

"Margaret, dalam perannya sebagai CEO, bertanggung jawab dalam menjalankan klub. Dia juga bertanggung jawab atas tindakan dan keputusannya, dalam kaitannya dengan kasus Mr. Johnson.”

"Melalui investigasi internal, keputusan yang telah diambil oleh Margaret adalah sebuah kesalahan,” tulis klub berjuluk Black Cats itu.

Main Image

Sunderland menganggap apa yang telah diakui oleh Margaret Bryne adalah kesalahan serius. Manajemen klub telah melakukan evalusi internal agar tak ada kesalahan serupa di masa yang akan datang.

"Kami sangat menyesal atas situasi ini. Kami menyadari bahwa pihak korban sangat dirugikan oleh ulah Johnson yang tercela. Kami sangat menyesal untuk hal ini.”

“Johnson berbohong kepada klub. Ia juga berbohong kepada fans kami dan mereka punya hak untuk merasa dirugikan oleh masalah ini. Ini adalah pelajaran berharga yang didapat klub dan fans,” jelas Sunderland.

Sunderland sendiri telah memecat pemain yang berposisi sebagai sayap pada bulan lalu, setelah ia mengaku bersalah di pengadilan karena melakukan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur.