Pacho bersiap memulai lembaran baru bersama Persipura. Bomber kebangsaan Kamerun itu tak pikir panjang begitu tim berjuluk Mutiara Hitam melayangkan tawaran untuk kembali bermain di Indonesia.
Kepastian bergulirnya Indonesia Soccer Championship (ISC) menjadi pertimbangan matang untuk kembali berkarir di Indonesia. Padahal, usai berlaga bersama Persija Jakarta di Piala Jenderal Sudirman, Pacho sempat didekati sejumlah klub asal Malaysia.
"Persipura klub besar dengan tradisi juara. Bermain di Indonesia juga menyenangkan dengan atmosfer penonton yang luar biasa setiap pertandingan," tuturnya kepada INDOSPORT di sela-sela menjalani program Training Centre (TC) di Kota Batu, Jawa Timur.
Pemain bernama lengkap Emmanuel Kenmogne ini memang sudah merasakan sendiri atmosfer sepakbola di tanah air. Pacho datang dari Liga Siprus dengan membela Persija Jakarta pada kompetisi ISL musim 2013 dan berlanjut ke Persebaya Surabaya semusim berselang.
Pacho langsung tampil moncer di Indonesia, lewat torehan 15 gol bersama Persija dan berujung pada raihan top skorer ISL dengan 25 gol bersama Persebaya. Namun, ketajaman Pacho langsung meredup ketika mencoba berkarir di Liga Malaysia, saat hanya mencetak satu gol dari 10 pertandingan bersama Kelantan FA.
"Saya lebih cocok di Indonesia. Banyak alasan kenapa saya kembali lagi kesini. Salah satunya, saya merindukan atmosfer penonton yang selalu ramai di stadion," terangnya.
Rasa penasarannya yang ingin meraih trofi juara, menjadi alasan kuatnya bergabung ke Persipura. Hal itu lah yang tidak didapatkannya ketika bermain di Persija dan Persebaya dulu.
"Tentu ingin juara di turnamen (Piala Bhayangkara). Saya pikir bisa memberi banyak kontribusi kepada Persipura," pungkas striker kelahiran Kamerun ini.