Piala Bhayangkara 2016

Hadapi Persipura, Kapten PS Polri Punya Misi Tersendiri

Melawan mantan tim, Bhio akan bermain secara profesional. Pemain naturalisasi ini akan berupaya keras memenangkan PS Polri.

"Semoga kami menang lagi agar peluang ke semifinal jadi besar. Kemenangan atas Persija kemarin menguatkan kepercayaan diri kami," ujar Bhio.

Defender kelahiran Kamerun ini pun tak ragu untuk mengalahkan Persipura, tim yang sebelumnya ia bela sejak musim 2007. Bhio menyebut, Persipura tidak sekedar klub baginya, namun juga sebuah keluarga besar.

Sejak mengawali karir di Liga Indonesia, Bhio juga tidak pernah memperkuat klub selain Persipura. Selama delapan tahun membela tim Mutiara Hitam, Bhio sudah mempersembahkan tiga gelar Juara ISL di musim 2008/2009, 2010/2011 dan 2013.

"Sangat berat rasanya harus melawan Persipura. Saya sangat menghormati mereka, karena Persipura keluarga saya," terangnya.

Sejatinya, Bhio enggan meninggalkan Persipura. Namun, rencana pembubaran yang semula dikemukakan klub, berubah haluan saat dia bersama Robertino Pugliara dan Gerald Pangkali memutuskan menerima pinangan PS Polri di Piala Bhayangkara.

"Ya karena saat itu klub bubar, sedangkan kami pemain juga butuh penghasilan. Kalau tahu Persipura ikut, ya saya tidak akan keluar. Tapi sekarang saya di klub ini dan main profesional saja," pungkasnya.