Gusti Randa mengambil sikap untuk mundur dari anggota Exco PSSI. Mundurnya Gusti berawal setelah beredarnya surat pengunduran dirinya. Saat dikonfirmasi dia menyatakan alasan keluarga menjadi poin utama.
"Saya mundur karena alasan keluarga. Selain itu juga takut bentrok dengan jabatan di Asprov DKI Jakarta. Soalnya saya tetap aktif sebagai Ketua Umum Asprov PSSI DKI Jakarta," ucap Gusti Randa beberapa waktu lalu.
Akan tetapi kini Gusti kembali membeberkan alasan lain yang membuat dirinya benar-benar mantap mengambil langkah untuk keluar dari anggota Exco PSSI.
"Saya mundur dari Exco karena persoalan yang diributkan kemarin saya melihatnya bukan masalah sepakbola tetapi riuh rendahnya masalah peradilan, pra peradilan, pidana, itu kan sudah jauh dari persoalan sepakbola," tuturnya saat ditemui usai acara Kelompok 85 di Kuningan, Jakarta.
Pernyataan Gusti Randa tersebut merujuk pada kondisi PSSI yang saat ini ditinggal Ketua Umum, La Nyalla Mattaliti,yang tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah Kamar dagang dan industri (Kadin) Jawa Timur.
Gusti menilai bahwa sepakbola harus terpisah dari intrik-intrik politik ataupun hal lainnya. Persoalan hukum maupun sidang justru membuatnya bosan dan tidak nyaman menjabat sebagai anggota Exco PSSI
"Kita boleh berdebat habis-habisan menguras energi kalau berbicara mengenai sepakbola, klub, pelatih maupun organisasi. Tetapi kalau ngomongin sidang, menang pra peradilan, dan hal semacam itu, saya kebetulan lawyer jadi sudah bosan lah dengar semua itu," tandasnya.