Jadwal pertandingan TSC A 2016 yang kian padat mulai mempengaruhi performa Arema Cronus. Dalam dua pekan, tim asuhan Milomir Seslija wajib menghitung tenaga karena mesti bertanding sebanyak tiga kali.
Beruntung, ketiga laga itu dilangsungkan tidak dalam jarak jauh. Di mulai dengan lawatan ke Persela Lamongan (18/07/26) lalu, tim berlogo kepala singa kembali berjibaku lawan Perseru Serui empat hari berselang.
Arema Cronus pun kembali akan mengumpulkan tenaga guna menjamu lawan berikutnya, Barito Putera dalam jarak waktu yang sama.
"Jadwal padat memang berpengaruh pada penampilan kami. Kami harus pintar-pintar mengatur masa istirahat," kata Juan Revi Auriqto.
Meski begitu, Revi tak lantas mengeluhkan kondisi timnya yang tak ideal akibat pemadatan jadwal di kompetisi tersebut. Baginya, terpenting memberikan hasil terbaik untuk tim karena semua pemain dituntut bekerja secara profesional.
"Tak ada kata mengeluh. Kami wajib memberikan permainan terbaik untuk hasil tim yang maksimal," imbuh gelandang bertahan Arema Cronus tersebut.
Sementara di sisi lain, pemadatan jadwal berimbas pada kekuatan Arema yang belum optimal. Para punggawa yang cedera pun membuat komposisi tim racikan Milo mesti tak sempurna di setiap pertandingan.
Hingga menjelang pekan ke-12, Arema masih belum bisa diperkuat Dendy Santoso dan masih diragukannya kondisi Srdan Lopicic yang tumbang.
"Ya memang tak menguntungkan. Pemain yang cedera belum sempat pulih, ditambah lagi pemain lain yang cedera. Hal itu karena kurangnya masa istirahat," kata Pelatih Arema Cronus tersebut.