Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menyampaikan bahwa Menpora Imam Nahrawi sudah menandatangani surat teguran terkait pemain dan pelatih illegal di TSC tertanggal 06/09/16. Hal itu ditujukan langsung kepada PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
"Surat terkait dugaan masalah pelatih dan pemain ilegal sudah ditandatangani Pak Menteri yang tertanggal Selasa, 06/09/16. Intinya pemerintah tidak ingin ada pelanggaran di ajang TSC," kata Gatot S Dewa Broto di Jakarta, pada Selasa (06/09/16).
Menurut dia, masalah izin tinggal dan visa bagi pemain dan pelatih asing yang turun di kompetisi sepakbola Indonesia sangat diperlukan. Namun, pihaknya menyadari jika pengurusan hal tersebut tidak mudah dan membutuhkan waktu yang cukup panjang.
Untuk itu, pihaknya memberikan waktu selama tujuh hari dari surat peringatan diterbitkan bagi pemain dan pelatih asing untuk segera mengurus administrasinya. Hal tersebut terjadi karena untuk bekerja di Indonesia, pemain maupun pelatih asing harus mengikuti aturan yang ada.
"Kalau satu pekan ini tidak ada jaminan dari PT GTS selaku operator, maka mereka dilarang bermain dulu," ujar pria yang juga Kepala Komunikasi Publik Kemenpora itu, seperti dilansir Antara.
Gatot menjelaskan, apa yang dilakukan saat ini merupakan bentuk pembinaan dan edukasi bagi semua pemain dan pelatih asing, berikut dengan klub dan pengelola kompetisi yang selama ini bersinggungan langsung dengan masalah administrasi.
Saat ditanya berapa jumlah pemain dan pelatih asing yang diduga belum memiliki KITAS, Gatot menjelaskan jika saat ini ada 30-an orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan dengan data yang dimiliki oleh lembaga Save Our Soccer (SOS) yang menyebutkan ada 81 pemain dan pelatih yang belum memiliki KITAS.
"Ini adalah teguran pertama. Kami berharap PT GTS memberikan jaminan akan segera melengkapi KITAS pemain dan pelatih asing. Apalagi TSC ini merupakan kejuaraan yang direkomendasikan oleh Kemenpora," kata Gatot, menegaskan.
Sebelumnya Direktur Utama PT GTS, Joko Driyono menjelaskan jika pihaknya memberikan tengat waktu kepada klub untuk mengurus KITAS pemain dan pelatih asing hingga Kamis (08/09/16). Pihaknya menilai jika visa mereka tidak ada masalah, kemungkinan besar tidak ada penolakan dari pihak berwajib.