Joko Driyono mengakui bahwa PT GTS telah menerima surat teguran dari Menpora terkait legalitas pemain dan pelatih asing di klub peserta TSC yang tidak memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara/Tetap (KITAS).
Sejauh ini pria yang kerap disapa Jokdri tersebut tengah konsen menyelesaikan permasalahan tersebut bersama klub-klub TSC.
"Kita memang sudah terima surat dari Menpora pada Selasa (06/09/16) kemarin, dan kita punya tugas seminggu untuk menyelesaikan permasalahan ini (KITAS)," ucap Jokdri kepada INDOSPORT.
"Kini GTS sangat konsen dan fokus menyelesaikan permasalahan ini agar segera beres dan signifikan. Nanti kita juga akan laporkan kepada Menpora terkait progres dari permasalahan KITAS," sambungnya.
Jokdri sendiri telah melakukan sosialisasi kepada klub peserta TSC bagi pemain atau pelatih asingnya yang memiliki permasalahan dokumen. Setidaknya ia memberikan waktu satu pekan kepada masing-masing klub untuk segera menyelesaikan urusan KITAS.
"Klub-klub juga sudah disosialisasikan. Memang sudah ada yang selesai dan masih ada yang dalam proses pembuatan. Tapi kita tunggu langkah kongkret sampai tanggal 12 atau 13 nanti. Hasilnya pun akan segera dilaporkan kembali ke Menpora, karena itu menjadi tanggung jawab kita," bebernya.
Jokdri sendiri mengaku tidak akan memberi maaf kepada klub-klub yang tidak dapat menyelesaikan kelengkapan pemainnya pada waktu yang ditentukan. Ia akan menjalankan instruksi Menteri dengan tidak memperbolehkan pemain atau pelatih tersebut berkecimpung di turnamen TSC.
"Kita ini taat hukum negara, dan Menpora memberikan rekomendasi kepada kita bila ada pemain atau pelatih tidak melengkapi dokumen tidak boleh digunakan. Kita pun siap menjalankan rekomendasi tersebut," tegas Jokdri.
"Biar ini juga jadi bentuk perhatian masing-masing klub untuk dapat segera menyelesaikan permasalahan ini," tutupnya.