Empat gol tercipta di Stadion Segiri, di mana semuanya terjadi di babak pertama. Tuan rumah mencetak gol melalui Jefri Kurniawan dan Flavio Beck Junior, sementara dua gol Arema diciptakan oleh Ferry Aman Saragih dan Cristian Gonzales.
Laga yang dipimpin Wasit Abdul Rahman Salasa itu juga diwarnai kartu merah yang diterima Oktovianus Maniani, yang menerima dua kartu kuning di babak pertama.
Atas hasil imbang ini, Arema gagal menyamai perolehan poin Persipura Jayapura yang sudah meraih 65 poin. Singo Edan saat ini ada di peringkat dua, dengan koleksi 63 poin.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Hujan dengan intensitas ringan menyambut laga pekan ke-33 TSC di Stadion Segiri, kota Samarinda. Penonton memadati stadion yang didominasi warna oranye khas PBFC nampak tidak sedikitpun mengurangi atmosfer pertandingan meski diguyur hujan.
Laga baru berjalan 2 menit, Jefri Kurniawan sudah berhasil membobol gawang yang dijaga Ahmad Kurniawan (AK). Jefri sanggup memanfaatkan kemelut di muka gawang dengan sundulannya.
Belum hilang rasa terkejut pasca gol pembuka tersebut, Arema kembali harus memutar otak setelah Flavio Beck Junior lepaskan tendangan keras yang kembali gagal ditahan AK. Tendangan Flavio sempat membentur kaki salah satu bek Arema sehingga mengecoh penjaga gawang.
Usaha gigih Arek Malang akhirnya berbuah hasil menit ke-37. Adalah mantan pemain PBFC, Feri Aman Saragih yang sanggup kurangi defisit gol.
Empat menit berselang, di tengah usaha Arema samakan kedudukan, mereka justru harus kehilangan satu pemainnya, Oktovianus Maniani yang menerima kartu kuning kedua. Wasit Abdul Rahman Salasa tanpa ragu keluarkan usir Okto keluar lapangan.
Arema mampu samakan kedudukan selang 2 menit pasca diusirnya Okto. Adalah Gonzalez yang ceploskan bola melalui titik putih setelah Feri Aman Saragih dijatuhkan di kotak terlarang.
Babak Kedua
Di babak kedua, tempo pertandingan meningkat dan tuan rumah coba memanfaatkan keunggulan pemain yang mereka miliki dan mengurung tim tamu.
Pedro Javier, Terens Puhiri, Jefri Kurniawan, dan Edilson Tavares berulang kali melakukan serangan ke jantung pertahanan Arema. Namun pertahanan Arema yang digalang Hamka Hamzah, masih solid menjaga lini belakang.
Tiga pergantian pemain sudah dilakukan Dragan Djukanovic, kala memasukkan Sultan Samma, Rifal Lastori, dan Leonard Tupamahu. Pun demikian dengan Milomir Seslija di kubu Arema, yang memasukkan Arif Suyono, Dedik Setiawan, dan Dendi Santoso.
Namun skor imbang 2-2 terus bertahan hingga penghujung babak kedua, bahkan, drama terjadi di menit akhir kala penalti diberikan Abdul Rahman kepada Pusamania.
Drama itu sampai menghentikan laga, karena para pemain Arema mendatangi kameramen untuk melihat tayangan ulang. Namun sang pengadil lapangan tidak bergeming, dan tetap memberi penalti kepada Pusamania.
Penalti itu terjadi akibat handsball dari Goran Gancev, namun sayang bagi tuan rumah, eksekusi penalti yang diambil Edilson Tavares terlalu lemah dan dapat diamankan Ahmad Kurniawan.
Tambahan waktu lima menit berakhir, dan laga pun berakhir dengan skor imbang 2-2 antara Pusamania dengan Arema Cronus.
Susunan Pemain:
Pusamania Borneo FC: Dian Agus Prasetyo, Zulkifli Syukur, Jad Noureddine (Leonard Tupamahu 60'), Firly Apriansyah, Gerald Pangkali, Ponaryo Astaman (c), Flavio Beck Junior, Jefri Kurniawan (Sultan Samma 82'), Terens Puhiri (Rifal Lastori 90'), Edilson Tavares, Pedro Javier
Pelatih: Dragan Djukanovic
Cadangan: M. Ridho, Leonard Tupamahu, Rachmat Latief, Sandi Darma Sute, Fandi Ahmad, Sultan Samma, Rifal Lastori
Arema Cronus: Ahmad Kurniawan, Hamka Hamzah (c), Ahmad Alfarizie, Ferry Aman Saragih, Goran Ganchev, Kalmar Nicholas, Okto Maniani, Raphael Maitimo (Dendi Santoso 54'), Syaiful Indra Cahya, Sunarto (Dedik Setiawan 71'), Christian Gonzales (Arif Suyono 90')
Pelatih: Milomir Seslija
Cadangan: I Made Wardhana, Mochammad Junda Irawan, Juan Revi, Arif Suyono, Dendi Santoso, Febri Setiadi Hamzah, Dedik Setiawan