Babak Pertama
AS Roma berupaya untuk meraih 3 poin penuh saat menjamu Fiorentina. Roma berniat menjaga jarak dengan Juventus yang berada di puncak klasemen sementara Serie A Italia.
Namun justru tim tamu yang mendapatkan peluang terlebih dahulu melalui Borja Valero. Sebuah tendangan dari pemain Spanyol ini hampir saja membahayakan gawang tuan rumah pada menit kedelapan.
Namun Roma segera membalas lima menit kemudian melalui Stephan El Shaarawy. Sayang tandukan pemain Italia ini masih bisa diamankan kiper tamu.
Federico Chiesa kembali membuat peluang bagi Fiorentina semenit kemudian. Namun tendangan kerasnya dari kotak penalti masih bisa diamankan.
Edin Dzeko hampir saja membuat Roma unggul pada menit ke-28. Sayang tandukan pemain asal Bosnia ini masih menyamping dari sisi gawang.
Tiga menit kemudian Dzeko kembali membuka peluang emas. Kali ini sepakan penyerang andalan Roma ini mampu diselamatkan.
Akhirnya, Dzeko pun berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-39. Pemain jangkung ini melepaskan tendangan yang tidak bisa dibendung oleh kiper lawan.
Dzeko sukses memanfaatkan peluang yang berawal dari Daniele De Rossi. Pemain Timnas Italia ini berhasil menyodorkan umpan matang untuk bisa dimanfaatkan menjadi gol oleh rekannya tersebut.
Dzeko hampir membuat gol keduanya dua menit sebelum jeda babak pertama. Namun tendangan Dzeko masih tepat mengarah ke kiper dan mampu diselamatkan.
Hingga wasit mengakhiri babak pertama tidak ada lagi gol tercipta. Tuan rumah pun sanggup memimpin sementara hingga jeda babak pertama.
Babak Kedua
Ketinggalan satu gol di babak pertama menbuat Fiorentina bermain lebih agresif di awal babak kedua. Hasilnya laga baru berjalan tiga menit, Borja kembali nyaris membawa tim tamu unggul.
Tiga menit berselang giliran Mathias Veccino yang membuat pendukung tuan rumag berdetak kencang. Beruntung dua peluang tersebut masih bisa digagalkan oleh lini belakang Il Giallorossi.
Alih-alih menyamakan kedudukan, pada menit ke-58 Fiorentina justru kembali kebobolan. Kali ini sebuah sepakan bebas dari Daniele De Rossi sukses diteruskan menjadi gol oleh Fazio.
Bek asal Argentina ini mampu melepaskan sebuah sundulan yang tak mampu diantisipasi oleh kiper La Viola. Tuan rumah pun menjauh dari kejaran.
Gol ini nampaknya membuat semangat tanding penggawa Fiorentina menurun. Hasilnya, Roma kembali berhasil membuat gol ketiganya pada menit ke-75.
Kali ini Radja Nainggolan yang berhasil menambah keunggulan dari Serigala Ibu Kota tersebut. Sebuah serangan cepat dari Roma berhasil dituntaskan dengan sempurna dari Nainggolan yang berhasil lepas dari penjagaan para bek lawan.
Gol ini semakin menenggelamkan semangat anak asuh dari Paulo Sousa tersebut. Akibatnya, Roma kembali membobol gawang timnya tujuh menit sebelum laga usai.
Edin Dzeko kembali membawa Roma menjauh dengan gol keduanya dalam laga ini. Sebuah kesalahan dari lini belakan Fiorentina membuat Dzeko dengan mudah mencuri bola.
Penyerang andalan Roma ini pun tinggal berhadapan dengan penjaga gawang. Dzeko pun dengan mudah mampu menaklukkan Tatarasanu.
Hingga wasit meniupkan peluit akhir pertandingan, tidak ada lagi gol tercipta. Tuan rumah pun mampu mengamankan 3 angka di kandang sendiri.
Berikut susunan pemain AS Roma melawan Fiorentina:
Roma: Szczesny; Manolas, Fazio, Rudiger; Bruno Peres, De Rossi (Paredes '85), Strootman, Emerson; Nainggolan (Grenier '89), El Shaarawy (Totti '81); Dzeko.
Cadangan: Alisson, Lobont, Mario Rui, Juan Jesus, Paredes, Gerson, Grenier, Totti, Salah, Perotti.
Pelatih: Luciano Spalletti.
Fiorentina: Tatarusanu; Sanchez, Gonzalo Rodriguez, Astori; Chiesa (Christoforo '78), Vecino, Badelj, Maxi Olivera (Ilicic '63); Bernardeschi (Tello '74), Borja Valero; Babacar.
Cadangan: Satalino, Sportiello, De Maio, Tomovic, Salcedo, Milic, Cristoforo, Hagi, Toledo, Tello, Ilicic, Mlakar.
Pelatih: Paulo Sousa.