Kembalikan Kejayaan Sepakbola Wanita, PSSI Siap Bermitra dengan Pemerintah Daerah

Salah satu cara yang akan ditempuh PSSI adalah menggelar turnamen sepakbola atau lebih tepatnya festival sepakbola untuk kelompok umur. Untuk mensukseskan kegiatan tersebut, PSSI berencana melakukan kerja sama dengan pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan.

Selain itu, PSSI juga akan menjalin mitra dengan komunitas-komunitas dan berencana mencari sponsor untuk menggulirkan kompetisi profesional. Selain itu, PSSI juga menggagas wacana untuk bermitra dengan sejumlah komunitas.

"Kalau kompetisi rencananya mulai usia dini minimal usia 10 tahun semacam festival dan juga U-14. Akan ada dua sesi yang mungkin melibatkan antar sekolah, makanya kita akan kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga), dan lainnya," ujar anggota Komite Eksekutif PSSI, Papat Yunisal.

Bengawan Cup menjadi salah satu turnamen sepakbola wanita yang ada saat ini.

Papat sendiri mengatakan bahwa sejauh ini Indonesia tidak kekurangan bakat pesepakbola wanita. Akan tetapi pengelolaan dengan keterbatasan sarana dan prasarana menjadi problem lain.

"Sebetulnya banyak pesepakbola wanita tetapi karena terbatas kita belum maksimal," terang papat Yunisial.

Salah satu kompetisi sepakbola wanita yang cukup bergenggsi di Tanah Air adalah Turnamen Bengawan Cup II 2016 berlangsung pada tanggal 28-31 Desember 2016 lalu. Saat itu ada empat tim yang ikut serta, yakni tuan rumah Putri Surakarta, Persijap Kartini Jepara, Garda Siliwangi Sukabumi, dan PSW Mataram yang kemudian keluar sebagai juara.