(VIDEO) Masuk Timnas U-19, Ini Skill Nicholas Pambudi Saat Berlatih di Barcelona

Editor Ramadhan

PSSI memanggil 12 pemain di luar negeri, termasuk Nicholas Yohanes Pambudi, untuk ikut seleksi Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri. Nicho mengaku senang mendapatkan kesempatan dan siap memberikan kemampuan terbaik.

“Iya seneng banget (dipanggil seleksi Timnas U-19). Kemarin dibilangin papa,” ujar Nicholas Yohanes Pambudi saat dihubungi INDOSPORT.

Saat ini, Nicho berlatih di akademi sepakbola yang terletak di Barcelona bernama Marcet Fundacion. Pemain kelahiran Bekasi, 15 November 1999 silam itu merupakan sosok bek sayap yang memiliki kecepatan.

Selain itu, Nicho juga memiliki akurasi passing yang sangat baik serta juga memiliki naluri mencetak gol.

Sang ayah, Hernoto Teguh Pambudi, juga mengakui hal tersebut. Hernoto menyebut bahwa Nicho sebenarnya memiliki potensi untuk bermain di lini serang, bahkan posisi awal Nicho adalah winger.

Nicholas Yohanes Pambudi saat berlatih sepakbola.

Namun, saat mulai berlatih di Barcelona, Spanyol, posisi bermain Nicho diubah ke bek sayap. Hernoto menjelaskan bahwa sang anak memiliki kecepatan untuk mengawal sisi kanan pertahanan tim.

“Waktu di akademi Refa Spanyol (2013-2014), Nicho masih bermain sebagai winger kanan. Lalu, pindah ke Marcet Fundacion dan masuk tahun pertama, Nicho masih bermain di posisi sayap,” jelas Hernoto kepada INDOSPORT.

“Tapi, tahun berikutnya di Marcet, Nicho diplot sebagai bek kanan. Saya sendiri heran dan tidak suka dengan posisi baru itu, jadi susah bikin gol,” keluh sang ayah soal posisi baru Nicho sebagai bek kanan.

“Namun, kata pelatihnya, Nicho punya kecepatan yang sangat bagus dan di atas rata-rata. Jadi akan sangat baik kalau dipasang di lini belakang,” sambung pria kelahiran Banyumas, 15 Desember 1973 silam tersebut.

Menariknya, Nicho juga pernah merasakan dilatih oleh pelatih yang menerapkan filofosi permainan tiki-taka yang identik dengan klub raksasa FC Barcelona dan Timnas Spanyol. Nicho pun sedikit banyak paham dengan permainan ala Lionel Messi dan kawan-kawan tersebut.

Nicholas Yohanes Pambudi saat berkunjung ke markas klub La Liga, Eibar.

“Untung tim saya yang di Marcet itu memiliki pelatih yang menerapkan filosofi tiki taka,” kata Nicho singkat.

Nicho sendiri berangkat ke Spanyol sejak usia 12 tahun atau saat ia naik kelas 2 SMP. Sebelumnya, Nicho pernah belajar sepakbola di Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, 2011-12. Lalu, Nicho melanjutkan sepak terjangnya di SSB JFA Halim di 2012.

Tak hanya itu, Nicho juga sempat mengenyam latihan sepakbola di REFA Spanyol pada 2013-2014, sebelum akhirnya bergabung dengan Marcet Fundacion di Barcelona pada 2014 hingga saat ini.