Bhayangkara FC menatap Liga 1 2017 dengan penuh rasa optimistis. Setelah resmi diakuisisi 100 persen oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Bhayangkara FC kini fokus menjadi tim papan atas sepakbola Indonesia.
Bhayangkara FC memang seakan menjadi tim yang patut diperhitungkan di kancah Liga 1 2017 nanti. Tim berjuluk The Great Alligator ini mengalami reformasi besar-besaran.
Setelah hanya finis di posisi tujuh perhelatan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu, Bhayangkara FC hampir merombak susunan pemainnya. Mereka hanya mempertahankan skuat lama sebesar 30 persen.
Sisanya kini mereka mendatangkan pemain-pemain muda dengan status anggota polisi. Komposisi skuat Bhayangkara FC untuk berlaga di kancah Liga 1 2017 memang sebagian besar berstatus anggota Polisi. Mereka merupakan siswa-siswa yang lolos Tes Caba Polri 2016-2017.
Skuat Bhayangkara FC di Piala Presiden 2017.Ditambah dengan nama-nama pemain muda beken jebolan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 besutan Indra Sjafri tahun 2013 lalu menghiasi daftar pemain muda Bhayangkara FC. Sebut saja, Muchlis Hadi Ning, Putu Gede Juni Antara, M Fatchurrochman, M Sahrul Gunawan, dan Evan Dimas yang sempat membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF 2013 silam.
Lalu satu nama pemain muda yang tengah naik daun, Dendi Sulistyawan. Mantan pemain Persela Lamongan itu termasuk skuat sementara Timnas U-22. Kemudian dipadu dengan pengalaman Firman Utina sebagai sosok senior, bakal menjadikan Bhayangkara FC memiliki komposisi pemain yang mumpuni.
Nama-nama tersebut akan semakin berkilau setelah Bhayangkara FC memercayakan Simon McMenemy sebagai juru racik. McMenemy sendiri memang tidak asing dengan sepakbola Indonesia. Dia sempat menjadi pelatih Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya.
Namun, Bhayangkara FC memiliki satu permasalahan di Liga 1. Bhayangkara FC harus bermain di luar markas.
Bhayangkara FC yang notabenenya merupakan klub asal Jawa Timur, harus bermain di Kota Bekasi pada kompetisi Liga 1 nanti. Hal ini tak lain karena untuk Liga 1, Bhayangkara FC menunjuk Stadion Patriot Chandrabhaga sebagai markasnya.
Bermain jauh dari rumah, tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Bhayangkara FC. Sebab, The Great Alligator harus beradaptasi dengan cuaca dan faktor non teknis Kota Bekasi.
Skuat Bhayangkara FC di TSC 2016.Pemain Masuk: Jhonatan Bernardo Mariano (Teuta Durres), Jajang Mulyana (Martapura FC), Firman Utina (Sriwijaya FC), Dendy Sulistyawan (Persela Lamongan), Muchlis Hadi (PSM Makassar)
Pemain Keluar:
Rudi Widodo (Persija Jakarta), Muhammad Hargianto (Persija Jakarta), Awan Setho (PSIS Semarang), Bijahil Chalwa (Persiba Balikpapan), Fandi Eko Utomo (Madura United), Rafid C. Lestaluhu (Persikad Depok), Valentino Telaubun (Barito Putera).
Pelatih: Simon McMenemy
Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy.Simon Mc McMenemy memang mengusung misi sulit. Bagaimana tidak, pelatih asal Inggris ini dibebani untuk membawa Bhayangkara menduduki tiga besar Liga 1 2017.
Tentu itu bukanlah perkara yang mudah. Sebab, Simon harus membangun skuat muda Bhayangkara FC untuk dapat bersaing dengan tim-tim besar Liga 1.
Simon McMenemy memang sudah tidak asing dengan kultur sepakbola Indonesia. Dia sempat membesut Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya.
Akan tetapi, dia mendapat kesan yang kurang sedap selama berkarier di sepakbola Indonesia. Saat membesut Pelita Bandung Raya, dia diputus kontrak di tengah jalan. Sementara nasib tak beda jauh juga dia rasakan saat membesut Mitra Kukar.
Namun pelatih 39 tahun itu tampaknya tak kapok melatih di Indonesia. Dia memiliki misi tersendiri di Bhayangkara FC. Terlebih Simon dinilai cocok dengan Bhayangkara FC, karena dia memang spesialis pelatih yang membawa sukses pemain-pemain muda. Hal itu bisa dilihat kala dirinya melatih Timnas Filipina di Piala AFF 2010.
Player to Watch: Dendi Sulistyawan
Dendi Sulistyawan.Dendi Sulistyawan dapat menjadi senjata andalan Bhanyangkara FC untuk Liga 1 musim 2017. Sebab, mantan bomber Persela Lamongan ini menjadi pemain muda dengan prospek cerah untuk Timnas Indonesia.
Tak hanya itu, pemain yang kini mengabdi sebagai anggota Polri itu juga mampu mencetak 10 gol saat masih berseragam Persela Lamongan. Atas torehan itu, nama Dendy patut diperhitungkan sebagai striker muda haus gol Indonesia.
Prediksi:
Melihat komposisi pemain musim ini memang Bhayangkara FC diprediksi dapat memberikan warna tersendiri di Liga 1 musim 2017. Bermodalkan materi pemain muda, The Great Alligator mempunyai senjata yang ditakuti lawan, yakni jiwa semangat yang meledak-ledak di tubuh para pemain muda.
Namun Bhayangkara FC juga dihadapkan dengan sisi lain dari kelemahan pemain muda. Hal itu adalah tingkat emosi yang sering dimiliki pemain muda dinilai dapat merugikan klub tersebut. Di sini peran tangan dingin Simon McMenemy akan diuji untuk dapat membuat penampilan Bhayangkara FC selalu konsisten.
Melihat peta persaingan dan hasil torehan Bhayangkara FC di TSC 2016, bukan tidak mungkin klub milik Polri itu dapat menyodok ke posisi lima besar.