Jaap Stam meninggalkan Manchester United pada tahun 2001 dalam keadaan terpuruk karena seminggu kemudian dirinya terbukti positif menggunakan doping.
Pemain belakang yang dikenal memiliki karakter kuat, cepat dengan teknis yang sangat mumpuni menobatkan dirinya sebagai salah satu bek paling lengkap yang pernah ada di generasinya.
Ia berhasil memenangkan gelar juara bersama PSV, Manchester United, Lazio, AC Milan dan Ajax, serta bermain 67 kali untuk Belanda.
Tahun 2002 Stam terbukti telah menggunakan nandrolone yang ditemukan dalam sampel urinnya. Untuk itu ia diberikan sanksi larangan tampil selama lima bulan.
Namun Stamp mengajukan banding tidak bersalah hingga hukumannya dikurangi menjadi empat bulan. Setelah itu Stamp tetap bermain hingga pensiun di tahun 2007 bersama Ajax Amsterdam.