Gelandang Persija Amarzukih memutuskan untuk membantu ayahnya untuk menjalankan usaha jual beli tanah. Keputusan Amarzukih untuk menjalani usaha jual beli tanah dilakukannya usai Macan Kemayoran tersingkir dari ajang Piala Jenderal Sudirman Desember 2015 lalu.
Tak seperti para pemain lain yang memutuskan untuk bermain dalam kompetisi antarkampung (Tarkam), Amarzukih justru memilih usaha lain untuk tetap mencukupi kebutuhan anak istri. Selain berbisnis tanah, Amarzukih banyak menghabiskan waktunya untuk menjaga anak-anak dan bermain futsal.