Kasus Timnas China hampir serupa dengan permasalahan di Indonesia. Luis Milla didatangkan PSSI dengan gaji tinggi guna menghadapi dua ajang besar, yakni SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Milla diminta membentuk pondasi tim usia muda untuk seterusnya. Ia bahkan telah diperpanjang kontraknya untuk menangani Timnas Senior usai membesut Timnas U-23.
Namun demikian, China memang lebih memiliki modal ketimbang Indonesia. Mereka mampu mendatangkan pelatih kelas dunia dengan mudah.
Hal penting yang patut diperhatikan ialah masalah kesabaran dalam membina pemain muda. Uang terkadang tidak selalu sukses menghadirkan prestasi.
Timnas U-23 Vietnam merupakan salah satu buktinya. Pelatih Park Hang Seo yang dulunya merupakan asisten Hiddink di Piala Dunia 2002 kini mampu membawa Vietnam meraih runner-up Piala Asia U-23 2018 dan menjadi semifinalis Asian Games 2018.
Bayaran Park padahal saat ini jauh lebih murah ketimbang Hiddink. Indonesia tentu bisa pula tidak terlalu bergantung pada pelatih mahal untuk mengangkat prestasi Timnas usia muda jika mengetahui cara pembinaan yang tepat.
Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Informasi Terkini Timnas Indonesia di INDOSPORT