Lini%20Pertahanan

Dalam urusan bertahan, Jose Mourinho dikenal memiliki konsep pertahanan yang rapi dengan disiplin tinggi. Meskipun piawai dalam memainkan pola serangan balik, Pelatih asal Portugal itu tidak terlalu suka dengan konsep man to man marking.

Mourinho lebih suka memainkan konsep zona marking agar para pemainnya tidak terlalu fokus pada satu individu lawan saja.

Dalam bertahan, Mourinho juga sangat menekankan pada pentingnya transisi posisi. Pasalnya, dalam skema counter attack ala Mourinho gelandang bertahan juga dilibatkan secara langsung untuk membantu serangan.

Artinya, ketika seorang pemain bertahan berhasil mencuri bola dari lawannya maka ia dituntut untuk langsung maju membantu serangan agar aliran bola lebih cepat mengarah ke jantung pertahanan lawan dan tidak putus di tengah jalan.

Biasanya, bek sayap akan memainkan peranan penting dalam memulai skema serangan balik ini. Sementara bek tengah atau stoper lebih cenderung untuk tetap dipertahankan di posisinya untuk tetap menjaga kedalaman.

Namun jika dalam kondisi normal atau tidak dalam tekanan, bek tengah juga kerap dimainkan sebagai gelandang jangkar yang bertugas untuk memulai serangan disamping tugas utamanya sebagai perusak permainan lawan.

Mengacu pada konsep ini, Mourinho cenderung akan menyukai tipe gelandang bertahan yang memiliki karakter pekerja keras yang mampu merusak pola permainan lawan selain juga memiliki kelincahan dan kecepatan.

Sementara tipe gelandang bertahan konservatif yang memiliki tipikal jarang membantu serangan tampaknya tidak akan menjadi pilihan Jose Mourinho.

Nama-nama pemain berikut dengan skill dan karakter permainannya masing-masing sepertinya layak direkomendasikan untuk mengisi posisi gelandang bertahan dalam skuat timnas Indonesia besutan Mourinho.

 

Pemain Bertahan

Bek Sayap: Hasyim Kipuw, Syaiful Indra Cahya, Ruben Sanadi, Zulkifli Syukur

Bek Tengah: Ryuji Utomo, Hariono, Manahati Lestusen, Achmad Jufriyanto

Halaman 3